Mayat Wanita di Belakang Pabrik Diambil Keluarganya, Penyebab Korban Tewas Masih Misteri

Kompas.com - 29/11/2019, 18:24 WIB
Proses evakuasi sosok jenazah perempuan tanpa identitas dari belakang bangunan pabrik ke dalam area pabrik PT Clasik Prima Carpet Industries (CPCI) di Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, Rabu (27/11/2019) pagi. KOMPAS.COM/HANDOUTProses evakuasi sosok jenazah perempuan tanpa identitas dari belakang bangunan pabrik ke dalam area pabrik PT Clasik Prima Carpet Industries (CPCI) di Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, Rabu (27/11/2019) pagi.

Lokasi tersebut berada di wilayah Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Kepala Dusun Plemahan, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Mahfud mengatakan, letak penemuan mayat dengan rumah tinggal Kasiani, tidak terlalu jauh.

Meski berbeda wilayah desa, letak kedua desa saling berdekatan.

Baca juga: Polisi Sebar Sketsa Mayat dalam Koper di Bogor, Ini Ciri-cirinya

"Ibu Kasiani yang ditemukan di Desa Betek itu warga kami, warga Dusun Plemahan, Desa Plemahan. Sore ini (jenazah) diambil keluarganya dan dimakamkan sore ini juga," katanya saat ditemui di RSUD Jombang.

Hasil visum belum keluar 

Kapolsek Mojoagung Jombang, Kompol Paidi mengatakan, berdasarkan pencocokan sidik jari pada KTP dan jenazah korban, dipastikan bahwa sosok jenazah yang ditemukan di belakang pabrik adalah Kasiani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hari ini identitasnya berhasil ditemukan. Tadi keluarganya kami minta mengecek pakaian-pakaian korban dan mengecek langsung ke rumah sakit, ternyata benar, keluarganya mengenali," kata Paidi, saat ditemui di RSUD Jombang.

Paidi mengungkapkan, setelah identitas korban terungkap, tahap berikutnya yang dilakukan polisi adalah memastikan penyebab kematian korban.

Baca juga: Mayat Laki-laki yang Ditemukan di Sungai Korban Pembunuhan Berencana, Pelaku Ditangkap

 

Sejauh ini, lanjut Paidi, penyebab kematian Kasiani belum bisa disimpulkan.

"Ada luka di belakang kepala, diduga karena benda tumpul. Tapi untuk kepastiannya, kami belum bisa. Hasil visum belum keluar sehingga kami belum bisa menyimpulkan," kata dia.

Sejak Rabu hingga Jumat ini, polisi telah memeriksa 5 orang saksi. Para saksi tersebut adalah 2 orang yang pertama kali menemukan serta 3 orang dari keluarga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.