Kompas.com - 29/11/2019, 09:38 WIB
Warga Suku Anak Dalam terlihat di hunian tetap di Desa Pulau Lintang, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sorolangun, Jambi, Sabtu (18/2/2017). Kementerian Sosial membangun dan meresmikan 23 unit rumah untuk Suku Anak Dalam guna mewujudkan kehidupan warga yang lebih sejahtera dan mandiri. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOWarga Suku Anak Dalam terlihat di hunian tetap di Desa Pulau Lintang, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sorolangun, Jambi, Sabtu (18/2/2017). Kementerian Sosial membangun dan meresmikan 23 unit rumah untuk Suku Anak Dalam guna mewujudkan kehidupan warga yang lebih sejahtera dan mandiri.

KOMPAS.com - Pemberdayaan bagi Suku Anak Dalam yang merupakan suku minoritas yang tinggal di wilayah terpencil di Jambi terus digalakkan.

Data Kementerian Sosial, ada 2.271 orang warga Suku Anak Dalam yang tinggal tersebar di delapan kecamatan di Jambi. Rata-rata warga Suku Anak Dalam hidup nomaden dengan berburu dan meramu.

Salah satu program Pemberdayaan Suku Anak Dalam dijalankan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang untuk meningkatkan kesejahteraan warga Suku Anak Dalam dengan cara mengelola hutan.

Program ini dinilai berhasil sebab program ini meraih penghargaan ‘Oustanding Practice Award 2019’ yang merupakan penghargaan tertinggi dalam kategori Best Practice pada ajang Global Corporate Sustainable Award (GCSA) 2019 di Taipei, Kamis (28/11/2019).

Direktur Eksplorasi PHE Abdul Mutalib Masdar, mengatakan penghargaan ini menjadi bukti dari kontribusi PHE dalam mendukung pencapaian SDGs dan sekaligus menjadi tantangan untuk terus berinovasi.

Baca juga: Mengenal Sebelik Sumpah, Kalung Gelang Suku Anak Dalam yang Menjaga dari Sumpah Buruk

"Kami berupaya menebar manfaat lebih luas kepada masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” kata Mutalib melalui siaran pers, Kamis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Program Pemberdayaan Suku Anak Dalam di perbatasan Sumatera Selatan – Jambi, tepatnya di Dusun 7 Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Program ini merupakan hasil kerja sama PHE Jambi Merang dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui KPH Wilayah II Lalan Mendis.

Manfaat program

Pjs. GM PHE Jambi Merang Junizar Harman mengatakan, program ini mengedepankan Konsep Perhutanan Sosial Inovatif yang merupakan bagian dari program sektor perhutanan nasional.

Dengan konsep Perhutanan Sosial Inovatif, masyarakat Suku Anak Dalam dapat memanfaatkan kawasan hutan untuk menunjang kehidupan mereka dari berbagai aspek.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.