Viral Tersangka Lakalantas yang Tewaskan Ibu dan Balita Tak Ditahan hingga Disinggung Hotman Paris, Ini Alasan Polisi

Kompas.com - 29/11/2019, 06:06 WIB
Kasat Lantas Polres Pandeglang Iptu Riska Tria saat menjelaskan duduk perkara tidak ditahannya tersangka lakalantas di Polres Pandeglang, Kamis (28/11/2019). Dok. Polres PandeglangKasat Lantas Polres Pandeglang Iptu Riska Tria saat menjelaskan duduk perkara tidak ditahannya tersangka lakalantas di Polres Pandeglang, Kamis (28/11/2019).

PANDEGLANG, KOMPAS.com -  Polres Pandeglang mengungkap alasan tidak ditahannya tersangka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan dua orang.

Kasus tersebut menjadi sorotan setelah disinggung oleh pengacara Hotman Paris dan kemudian viral di media sosial.

Peristiwa kecelakaan terjadi pada Senin (4/11/2019) lalu.

Seorang pengendara mobil TM (60) menabrak sepeda motor hingga menewaskan Imas dan satu anaknya yang masih balita.

Sementara pengendara motor lainnya mengalami luka ringan. 

Kasus tersebut kemudian ditangani oleh Polres Pandeglang dengan menetapkan TM sebagai tersangka. Namun TM tidak ditahan.

Baca juga: 11 Korban Tewas dalam Lakalantas Dimakamkan Tak Jauh dari Lokasi Kejadian

Viral oleh Hotman Paris

Karena hal ini, keluarga korban melakukan pertemuan dengan Hotman Paris hingga kemudian viral di media sosial.

Dalam unggahan di instagramnya, Hotman mempertanyakan soal penyelesaian kasus tersebut. 

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kasat Lantas Polres Pandeglang Iptu Riska Tria mengatakan jika TM tidak ditahan lantaran mengalami depresi.

"Ada surat permohonan dari keluarga untuk tidak dilakukan penahanan dengan dibuktikan surat keterangan dokter ahli jiwa," kata Riska kepada wartawan di Polres Pandeglang, Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Tersangka hanya dikenai wajib lapor

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Pagi ini di kopi joni

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on Nov 15, 2019 at 4:07pm PST

Walaupun tidak ditahan, namun tersangka diwajibkan untuk melapor ke kepolisian dan tidak diperkenankan untuk mengendarai kendaraan.

Riska juga mengatakan, saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X