15 Ahli Waris Korban Gempa Maluku Belum Terima Santunan Kematian

Kompas.com - 28/11/2019, 16:42 WIB
Mensos Juliari Peter Batubara saat melakukan pertemuan di Gedung Cawang Kencana, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Dok. Humas KemensosMensos Juliari Peter Batubara saat melakukan pertemuan di Gedung Cawang Kencana, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

AMBON, KOMPAS.com - Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengatakan baru memberikan sebagian santunan kematian kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Maluku.

Juliari menjelaskan ahli waris yang belum menerima santunan kematian dikarenakan ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

“Masih ada 15 (ahli waris) lagi yang belum. Kita akan proses tentunya persyaratan harus dipenuhi dulu. Begitu sudah dipenuhi baru kita salurkan,” katanya kepada wartawan di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Korban Gempa Maluku Terima 2.000 Paket Sembako

Dia menuturkan, pihaknya telah menyerahkan santuan kematian kepada 26 ahli waris korban gempa Maluku.  

“Santunan untuk setiap ahli waris korban gempa itu sebesar Rp 15 juta,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Sartono Pinning mencatat 41 warga meninggal dunia akibat gempa. 

“Totalnya ada 41 orang (korban jiwa), tinggal 15 lagi,” kata Sartono.

Baca juga: Dampak Gempa Maluku Utara, 36 Bangunan Rusak hingga 3 Orang Terluka

Dia mengaku sebagian besar korban gempa yang belum menerima santunan kematian tersebar di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dikatakan Sartono, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat untuk menyelesaikan persyaratan administrasi agar penyaluran santunan kematian segera dilakukan.

“Kami terus berkoordinasi dan menunggu persyaratan yang harus mereka penuhi. Prinsipnya dinasos akan menyalurkan santunan untuk para ahli waris setelah semua persyaratan terpenuhi jadi tidaka da masalah,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X