Mensos: Kemiskinan Jadi Penyebab Munculnya Radikalisme dan Terorisme

Kompas.com - 28/11/2019, 15:01 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Satuan Bhakti Pekerja Sosial, di Jakarta,  Senin (11/11/2019). Mensos memberikan motivasi dan apresiasi atas dedikasi Sakti Peksos dalam tugas pendamping terhadap anak yang memerlukan layanan sosial. Dok. KemensosMenteri Sosial Juliari P. Batubara memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Satuan Bhakti Pekerja Sosial, di Jakarta, Senin (11/11/2019). Mensos memberikan motivasi dan apresiasi atas dedikasi Sakti Peksos dalam tugas pendamping terhadap anak yang memerlukan layanan sosial.

AMBON, KOMPAS.com - Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara mengungkapkan masalah kemiskinan menjadi salah satu penyebab muncul dan tumbuhnya paham radikalisme dan berbagai aksi terorisme yang terjadi di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Mensos saat membuka Kongres ke XXI Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Gedung Islamic Center Ambon, Kamis (28/11/2019).

“Selama masih ada kemiskinan di Indonesia, maka selama itu pula paham radikalisme dan terorisme akan tetap tumbuh subur,” kata Peter.

Baca juga: Wapres Sebut Revisi Buku Pelajaran Agama untuk Tangkal Radikalisme

Peter menuturkan, saat ini, pemerintah terus berupaya untuk menyelesaikan berbagai persoalan kemiskinan di Indonesia sebagaimana visi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dengan begitu masyarakat bisa hidup lebih sejahtera.

Menurut dia, saat ini, angka kemiskinan di Indonesia masih di atas 4 persen atau sekitar 30 juta penduduk yang maish berada di bawah garis kemiskinan.

“Jadi, kami (pemerintah) tidak hanya perangi orangnya saja tapi juga akar masalah kemiskinan di Indonesia,” ujar dia.

Dia mengakui, masalah kemiskinan di Indonesia masih menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Baca juga: Tiga Wujud Radikalisme Menurut Mahfud MD dan Cara Deradikalisasi

 

Karena itu, dia mengajak semua pihak agar bersinergi bersama pemerintah untuk memerangi masalah kemiskinan tersebut.

“Kondisi perekonomian kita saat ini masih sakit, saya ajak di forum ini adik-adik GMNI bersama pemerintah memerangi masalah kemiskinan ini sesuai dengan visi Pak Presiden Jokowi bahwa Indonedia bisa terbebas dari kemiskinan,” kata dia.

Usai menyampaikan sambutannya itu, Mensos bersama rombongan langsung menuju Desa Tulehu di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, untuk menyerahkan bantuan kepada pengungsi korban gempa di wilayah tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X