Menpar Ingin KEK Mandalika Berdampak Langsung pada Warga Sekitar

Kompas.com - 27/11/2019, 19:46 WIB
Menteri Pariwisata Wishnutama saat mengunjungi KEK Mandalika, Rabu (27/11/2019) KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDMenteri Pariwisata Wishnutama saat mengunjungi KEK Mandalika, Rabu (27/11/2019)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menyampaikan, masyarakat tidak hanya sebagai penonton dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok.

Namun, masyarakat juga harus dapat merasakan dampak dari pembangunan.

"Fungsinya pariwisata itu harus punya dampak secara langsung kepada masyarakat, khususnya di sektor ekonomi kreatif," ujar Wishnutama dalam kunjungan ke KEK Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (27/11/2019).

Baca juga: Kunjungi KEK Mandalika, Begini Komentar Menpar Wishnutama

Menurut Wishnu, masyarakat sekitar bisa menyediakan jasa fotografi, tempat kuliner dan lainnya.

"Seperi fotografi, wedding planer, kuliner dan lain-lain, di sini akan banyak kegiatan nantinya setalah akses infrastruktur jadi. Masyarakat harus terlibat dalam hal itu," ujar Wishnu.

Sebelumnya, Wishnu mengaku sangat terpesona dengan keindahan alam Pantai Kuta yang berada di KEK Mandalika Lombok.

“Kuta Mandalika jelas suatu pemandangan yang sangat indah, dan di sini pokoknya luar biasa,” ujar Wishnu.

Wishnu mengatakan, saat ini hanya perlu meningkatkan akses dan konektivitas, agar wisatawan lebih banyak berkunjujung ke Lombok.

“Nah dan sekarang kita hanya perlu melakukan bagaimana traffic dan konektifitas agar wisatawan lebih banyak berkunjung ke sini,” kata Wishnu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Catatan KSAD soal Klaster Covid-19 di Secapa AD dan Pusdikpom Bandung

Regional
Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Tagihan Listrik Membengkak, Bupati Probolinggo dan Chef Arnold Ngamuk di Medsos, Begini Ceritanya

Regional
Coba Pengalaman Baru, Menikmati Kopi Sambil Keliling Kota Malang

Coba Pengalaman Baru, Menikmati Kopi Sambil Keliling Kota Malang

Regional
Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Regional
Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Regional
Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X