Sungai di Bali Jadi Merah, Satpol PP Denpasar Berencana Lapor Polisi

Kompas.com - 27/11/2019, 15:46 WIB
Sungai atau Tukad Badung di Denpasar, Bali, berubah warna, Selasa (26/11/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINSungai atau Tukad Badung di Denpasar, Bali, berubah warna, Selasa (26/11/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Bali berencana melaporkan ke Polisi terkait pencemaran sungai atau tukad Badung yang airnya berubah menjadi merah.

Warna merah itu diduga berasal dari limbah yang dibuang oleh Nurhayati, pengusaha tekstil celup di Jalan Pulau Misol I No 23 Dauh Puri Kauh, Denpasar.

"Ini undang-undang ada, kami akan limpahkan ke polisi. Kami sedang koordinasi dengan pihak Polresta agar kasus ini bisa dituntut secara undang-undang lingkungan hidup," kata Kepala Satpol PP Denpasar Dewa Sayoga, Rabu (27/11/2019).

Baca juga: Viral Sungai di Bali Berubah Warna Jadi Merah


Saat ini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polresta Denpasar terkait pelaporan tersebut.

Sayoga mengatakan, laporan ke Polisi tersebut terkait pembuangan limbah yang dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Sementara itu, pihak Satpol PP akan fokus pada pelanggaran peraturan daerah dan perizinannya.

Sayoga menambahkan, pihaknya akan menutup usaha sablon milik Nurhayati.

Sementara sidang tindak pidana ringan (Tipiring) akan dilakukan pada Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Mal di Kota Malang Imbau Karyawan Tidak Pakai Atribut Natal

Sebelumnya, masyarakat di Kota Denpasar, Bali, dihebohkan dengan warna air di sungai atau tukad Badung, di sekitar Jalan Imam Bonjol yang berubah berwarna merah sejak Selasa (26/11/2019) pagi.

Perbekel Desa Dauh Puri Kauh I Gusti Made Suandhi mengatakan, kondisi ini baru pertama kali terjadi.

Ia mengatakan, air sungai yang berubah jadi merah disebabkan seorang pengusaha sablon yang membuang limbahnya secara langsung ke sungai.

Padahal, ia sudah berulang kali memberi penjelasan agar limbah tak langsung dibuang ke sungai.

Ia mengatakan, di wilayah ada sekitar 3-4 pengusaha sablon dan tekstil yang selalu diberitahu agar mengelola limbahnya dengan baik.

"Sebenarnya warga kita sudah dibina. Ia sudah lama tinggal di sini. Kita terkejut, kebetulan lupa atau bagaimana limbahnya dibuang di kali," kata Suandhi, Selasa (26/11/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

Regional
Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Regional
Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Regional
Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Regional
Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Regional
9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

Regional
Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Regional
Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Regional
Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Regional
Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Regional
Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Regional
Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Regional
Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Regional
Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Regional
Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X