Kompas.com - 27/11/2019, 15:35 WIB
Ilustrasi truk. SHUTTERSTOCKIlustrasi truk.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Aparat Satuan Sabhara Polres Lampung Tengah menangkap lima orang yang diduga preman di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Terbanggi Besar – Way Pengubuan.

Penangkapan yang dilakukan pada Selasa (26/11/2019) dini hari itu karena diduga kelima -preman tersebut melakukan pemerasan terhadap truk-truk yang melintasi jalan tersebut.

Kasat Sabhara Polres Lampung Tengah Iptu Yoni Sutaryanto mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma mengatakan, kelima preman itu dilaporkan telah meresahkan masyarakat pengguna jalan raya, terutama para supir truk yang melintasi jalan itu.

“Modus para pelaku menjual air mineral di pinggir jalan antara Terbanggi Besar sampai Way Pengubuan,” kata Yoni dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/11/2019).

Baca juga: Jalinsum Muratara yang Diblokir Massa Pendukung Caleg Kembali Dibuka

Jual air mineral

Kelima pelaku yang ditangkap yakni berinisial HS, IB, SP, YL, dan H

Yoni menjelaskan, para pelaku menjual air mineral itu secara paksa seharga Rp5 ribu per botol ukuran kecil atau 600 ml.

“Pelaku HS adalah koordinator dan empat pelaku lain yang mendekati para supir yang berhenti di rumah makan untuk membeli air mineral mereka,” kata Yoni.

Pemaksaan agar para supir truk mau membeli air mineral tersebut, kata Yoni, ditambahi dengan penempelan stiker oleh para pelaku.

Stiker ini modus dari para pelaku bahwa truk akan mendapat jaminan keamanan selama perjalanan di wilayah mereka.

“Dan apabila terjadi kerusakan, para pelaku berjanji akan membantu,” kata Yoni.

Kelima pelaku saat ini masih ditahan di Mapolres Lampung Tengah dengan barang bukti yang disita berupa air mineral, stiker, dan uang tunai sebesar Rp95 ribu.

Baca juga: Kadis Pariwisata Lombok Barat Jadi Tersangka Pemerasan

Pemerasan di Way Kanan

Pelaku pemerasan serupa juga ditangkap di Kabupaten Way Kanan pada Selasa (26/11/2019).

Dua pelaku berinisial KD dan YR, warga Blambangan Umpu ditangkap aparat Polres Way Kanan karena memeras supir truk yang melintasi jalan alternatif dari Kelurahan Blambangan Umpu menuju Kampung Sidoarjo, Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro mengatakan, modus kedua pelaku yaitu menghentikan truk secara paksa dan meminta sejumlah uang jika mau melintasi jalan alternatif tersebut.

“Kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing berkat informasi dari masyarakat,” kata Andy.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.