Lokasi Pembuatan Sumpit yang Digerebek Merupakan Pabrik Narkoba Jaringan Internasional

Kompas.com - 27/11/2019, 13:58 WIB
BNN dan Mabes Polri memeriksa lab produksi narkoba jenis pil PCC di Pabrik Narkoba Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/11/2019). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHABNN dan Mabes Polri memeriksa lab produksi narkoba jenis pil PCC di Pabrik Narkoba Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/11/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pabrik narkoba yang memproduksi pil paracetamol, cafein carisprodol (PCC) di Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, merupakan jaringan internasional besar yang beroperasi di Indonesia.

Hal ini diketahui dari bahan baku pembuatan narkoba yang tak bisa didapatkan di Indonesia dan biasanya beredar di dataran China.

"Kemungkinan besar ini jaringan internasional, tapi kami masih terus dalami lebih lanjut, jelasnya nanti. Soalnya dilihat dari bahan carisprodol ini susah didapatkan di Indonesia dan berasal dari luar negeri," kata Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderal Armand Daifari, saat konferensi pers di lokasi pabrik narkoba, Kota Tasikmalaya, Rabu (26/11/2019).


Baca juga: BNN dan Polisi Gerebek Pabrik Sumpit yang Diduga Produksi Narkoba

Armand menyebut, jaringan ini diketahui sudah cukup lama beroperasi di Indonesia.

Biasanya, mereka dalam operasinya berkamuflase dengan melakukan produksi lainnya untuk bisa membaur dengan masyarakat.

Pihaknya bekerja sama dengan Polri dan TNI akhirnya dapat mengungkap jaringan ini dan baru mengamankan sembilan tersangka.

"Kami pun masih mencari dalang besarnya terkait operasi pemberantasan narkoba jenis PCC ini. Penyelidikan mendalam kami lakukan hampir selama dua minggu lebih, dan kemarin kami berhasil menggerebek pabriknya," ujar dia.

Pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya seorang kurir yang membawa narkoba jenis pil PCC ini di daerah Purwokerto, sampai akhirnya mengarah ke pabrik pil PCC yang ada di Kota Tasikmalaya ini.

Baca juga: Bupati Banyuasin Kaget Anak Wakilnya Ditangkap Polisi karena Narkoba

Diberitakan sebelumnya, BNN bersama Bareskrim Polri mengungkap jaringan pabrik yang memproduksi narkoba jenis pil PCC di Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa (26/11/2019).

Dalam pabrik tersebut diamankan sebanyak dua juta pil PCC siap edar beserta alat-alat pembuatnya dan bahan baku untuk jutaan pil obat-obatan terlarang tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X