Menguak "Human Trafficking" di NTT: Berkedok Uang Sirih Pinang, Incar Anak Keluarga Miskin

Kompas.com - 27/11/2019, 10:10 WIB
Ilustrasi korban perdagangan manusia. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi korban perdagangan manusia.

Agustina Naku mengaku, putrinya Metilia Usboko yang berusia 26 tahun, menghilang dari rumahnya sejak menjadi murid kelas VI di SD Fatukoko.

Metilia hilang dari rumah, sekitar pertengahan April 2004 silam. Metilia sempat meminta izin untuk bekerja bersama sepupunya di Kupang.

“Saat itu, dia datang bersama seorang laki-laki yang mengaku dari Soe. Laki-laki itu meminta saya agar Metilia bekerja di Malaysia sebagai pekerja di restoran dengan gaji yang besar. Dia kasih saya uang sirih pinang sebesar Rp 1,5 juta," ungkap Agustina.

Uang yang diberikan itu lanjut Agustina, kemudian diterimanya dan digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Meski menerima uang, Agustina sempat menolak anaknya bekerja ke luar negeri. karena masih terlalu kecil.

Apalagi saat itu Metilia masih sekolah. Metilia kemudian minta izin lagi untuk menghubungi sepupunya, tapi rupanya dia kabur sampai hari ini dan tak kunjung kembali.

Beberapa minggu setelah pergi dari rumah, Metilia sempat menghubungi kakak kandungnya yang bekerja di Kalimantan. Dia mengabarkan kalau Metilia sudah berada di Jakarta.

“Anak saya yang kerja di Kalimantan lalu menelpon saya dan memberitahu kalau saat ini Metilia sudah di Jakarta. Saya pun sempat terpukul mendengar kabar itu sehingga saya kasih tahu kakaknya agar menyampaikan pesan ke Metilia, bahwa kamu sudah ambil keputusan untuk kerja sehingga harus dipikul sendiri, apalagi usianya belum pantas untuk bekerja,” ucap dia.

Yang Agustina ingat, Metilia hanya menelpon pada 2004 dan hingga kini tak pernah memberi kabar kepada keluarga tentang kondisi dan lokasi di mana dia bekerja saat ini

“Saya sekarang bingung harus buat apa karena tidak tahu siapa yang membawa Metilia ke Jakarta, sehingga mau lapor polisi pun saya tidak punya bukti kuat. Saya sekarang hanya pasrah saja, apalagi suami saya juga sudah meninggal tahun 2003 lalu. Walaupun begitu saya masih optimis suatu saat anak saya pasti kembali ke kampung,” jelas Agustina dengan mata berkaca-kaca.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X