Kompas.com - 26/11/2019, 22:52 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Mojokerto Jawa Timur, masih mendalami kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum dokter berinisial AND (60), terhadap bocah 15 tahun.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Yoga Putu Prima mengatakan, penyidik saat ini masih fokus menggali keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Hingga Selasa (26/11/2019) petang, ujar Dewa, belum ada penetapan tersangka.

Baca juga: Dokter Kandungan Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun, Polisi Periksa 8 Saksi

 Dokter AND yang dilaporkan sebagai pelaku perbuatan cabul, masih berstatus sebagai terlapor dan akan diperiksa sebagai saksi.

"Kami masih proses pemeriksaan saksi-saksi. Untuk status dokter (terlapor) saat ini masih saksi," kata Dewa saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa petang.

Kasus dugaan pencabulan oknum dokter kandungan terhadap bocah berusia 15 tahun di Mojokerto, berawal dari laporan yang dilayangkan oleh korban didampingi ibunya, pada Senin pekan lalu.

Dewa mengatakan, peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada 26 Agustus 2019 lalu. Lokasinya, berada di tempat praktik dokter AND di wilayah Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Dari hasil penyelidikan awal, korban mengaku diberi uang Rp 1,5 juta usai dicabuli pelaku.

Selain korban, oknum dokter tersebut juga memberi uang kepada seseorang berinisial AR, sebesar Rp 500 ribu.

Baca juga: Kerap Nonton Video Porno, Pemuda di Luwu Cabuli Bocah di Bawah Umur

Adapun AR adalah perempuan yang mengantarkan korban ke tempat praktik dokter AND. Selama ini, korban bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Dikatakan Dewa, AR melalui pengacaranya bersedia diperiksa penyidik pada Rabu (27/11/2019). Selain AR, penyidik juga akan memeriksa IM dan SC pada hari yang sama.

"Hari ini dua saksi atasnama panggilan IM dan SC) tidak datang. Besok rencananya kami periksa. Lalu untuk saksi AR, melalui pengacaranya bersedia diperiksa pada Rabu besok," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X