Minim Pendaftar, Pemkot Surabaya Perpanjang Masa Pendaftaran CPNS

Kompas.com - 26/11/2019, 22:15 WIB
Kantor Pemerintah Kota Surabaya Dok. Pemkot SurabayaKantor Pemerintah Kota Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperpanjang masa pendaftaran calon pegawai negeri sipil ( CPNS) sampai 28 November 2019 mendatang.

Minimnya jumlah pelamar CPNS di Pemkot Surabaya menjadi salah satu sebab mengapa pendaftaran diundur hingga dua hari ke depan.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan dan Penilaian Kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya Hendri Rahmanto, jumlah pelamar CPNS di Pemkot Surabaya ada sebanyak 7.300 orang.

"Tapi yang sudah submit 1.800 orang," kata Hendri dikonfirmasi, Selasa (26/11/2019).

Baca juga: Seleksi CPNS di Kaltim Jalur Disabilitas dan Cumlaude Sepi Peminat

Ia menyampaikan, perpanjangan masa pendaftaran CPNS disebut telah sesuai dengan surat Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang memberikan waktu 20 hari untuk perpanjangan.

"Tapi kalau Surabaya kita perpanjang sampai tanggal 28 (November 2019)," ucap dia.

Ia mengakui bahwa jumlah pendaftar CPNS tahun ini lebih rendah jika dibandingkan dengan pelamar CPNS di tahun sebelumnya.

Minimnya jumlah pelamar CPNS, menurut Henri, dimungkinkan karena rekrutmen CPNS dibuka secara nasional. Sehingga, ada kemungkinan banyak masyarakat yang memilih mendaftar CPNS di daerah lain.

Ia mengaku, perpanjangan masa pendaftaran CPNS ini diajukan ke BKN dengan alasan Pemkot Surabaya ingin memberikan kesempatan lebih banyak kepada warga Surabaya untuk bisa mendaftar CPNS.

Dari tiga formasi yang dibuka, yakni tenaga pendidik, kesehatan, dan tenaga teknis, menurut Hendri, tenaga teknis paling banyak diminati pelamar CPNS.

"Saat ini sebenarnya merata, tapi yang paling diminati untuk sementara ini tenaga teknis. Kebutuhan yang menjadi prioritas kami tenaga pendidik dan kesehatan," ujar Hendri.

Dalam rekrutmen CPNS kali ini, Pemkot Surabaya mengajukan 987 formasi. Namun, dari jumlah usulan yang diajukan, hanya disetujui 705 formasi.

Rinciannya, tenaga guru 428 orang, tenaga kesehatan 171 orang, dan tenaga teknis 106 orang. 

Baca juga: Pendaftaran CPNS Yogyakarta Diperpanjang

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan, dari 705 formasi yang dibutuhkan, sebagian besar adalah tenaga pendidikan, khususnya guru SD.

Kebutuhan tenaga guru mendesak untuk dipenuhi. Jika tidak, dirinya bakal ikut menjadi tenaga pengajar.

"Kalau sampai tahun depan (2020) enggak dapat (guru), aku ngajar rek," ujar Risma sembari tertawa, Selasa (12/11/2019).

Dengan adanya rekrutmen CPNS ini, Risma bersyukur pengajuan formasi khusus guru banyak disetujui di Surabaya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X