Sidang Suap Bupati Muara Enim, Jaksa KPK Hadirkan 9 Saksi

Kompas.com - 26/11/2019, 16:39 WIB
Sebanyak sembilan orang saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, dalam sidang kasus suap proyek pembangunan jalan yang menjerat Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Selasa (26/11/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRASebanyak sembilan orang saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, dalam sidang kasus suap proyek pembangunan jalan yang menjerat Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Selasa (26/11/2019).

"Saya kurang tahu, Robi memberikan uang atau tidak kepada Bupati waktu di rumah pribadi, karena saya di dalam mobil," ujar Edi.

Sebelumnya, Bupati Muara Enim Ahmad Yani didakwa menerima suap Rp 12,9 miliar dari Robi Okta Fahlevi selaku pemilik PT INDO Paser Beton.

Uang tersebut untuk mendapatkan 16 paket proyek pembangunan jalan.

Perusahaan yang dinaungi oleh Robi memiliki beberapa anak perusahaan lain, salah satunya adalah PT Enra Sari.

Kasus ini mencuat setelah Ahmad Yani bersama Robi serta Elfin Muchtar Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK Dinas PUPR terkena OTT yang dilakukan KPK pada Senin (2/9/2019) lalu.

Baca juga: Terima Suap Rp 2,6 Miliar, Pejabat Dinas PUPR Muara Enim Beli Tas hingga Sepatu Basket

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam Merah Kota Surabaya

Hitam Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X