Bupati Magetan: Banyak Transmigran Jadi Juragan

Kompas.com - 26/11/2019, 15:43 WIB
Berangkatkan transmigran ke Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, Bupati Magetan mengklaim warga Magetan banyak yang berhasil menjadi petani sayur. KOMPAS.COM/SUKOCOBerangkatkan transmigran ke Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, Bupati Magetan mengklaim warga Magetan banyak yang berhasil menjadi petani sayur.

MAGETAN, KOMPAS.com – Bupati Magetan Suprawoto menyebut bahwa wargannya berhasil menjadi petani sayur setelah bertransmigrasi ke Kalimantan Utara.

Hal tersebut diungkapkan Suprawoto saat melepas 15 keluarga yang akan berangkat menjadi transmigran di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (26/11/2019).

“Di sana itu bertanam sayuran seperti kubis, sawi, kacang-kacangan. Jadi di sana banyak transmigran dari Magetan yang menjadi juragan,” ujar Suprawoto, Selasa.

Baca juga: 6 Penderita DBD Meninggal, Dinkes Magetan Bagikan 1,5 Ton Larvasida

Keberhasilan warganya di wilayah transmigrasi, menurut Suprawoto, karena di Magetan mereka telah memiliki kemampuan menanam sayur.

Apalagi, para transmigran juga mendapat bantuan seperti peralatan pertanian dan bibit tanaman.

“Di sana transmigran akan mendapat lahan total 2 hektar bertahap. Para transmigran juga akan mendapat bantuan peralatan pertanian serta bibit tanaman dan jatah hidup selama 1 tahun,” kata Suprawoto.

Saat ini masih ada sekitar 200 kepala keluarga yang masih menunggu diberangkatkan ke sejumlah provinsi seperti Kalimantan dan Sulawesi.   

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Regional
Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X