Gubernur Viktor Laiskodat Ancam Potong Tangan Pelaku Perambah Hutan

Kompas.com - 26/11/2019, 10:36 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat turun dari jet pribadinya dan disambut oleh para ASN dan sejumlah pejabat, Senin (21/10/2019) KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BEREGubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat turun dari jet pribadinya dan disambut oleh para ASN dan sejumlah pejabat, Senin (21/10/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, secara tegas akan memberi sanksi potong tangan kepada para pelaku perambah hutan secara liar di wilayahnya.

"Kalau saya yang dapat pelakunya, pasti kita akan potong tangannya," tegas Viktor kepada Kompas.comSelasa (26/11/2019).

Selain itu, dia meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada para pelaku perambah hutan.

"Kami belum merinci secara detail daerah-daerah yang kerap dijadikan sasaran oleh pelaku perambah hutan." ujarnya.

Baca juga: 4 Perambah Hutan Lindung di Riau Ditangkap dalam Operasi Jaga Bumi

Dia menjelaskan, pembalakan hutan diakibatkan karena masyarakat tidak diberdayakan secara ekonomi. 

Karena itu, lanjut Viktor, ekonomi masyarakat yang berada di sekitar hutan harus dikembangkan, baik di sektor pertanian, peternakan dan perkebunan.

Baca juga: Kapolda Riau Ancam Para Cukong Perambah Hutan

Viktor sedang mengkaji upaya tersebut untuk memberikan lapangan kerja kepada masyarakat sekitar agar tingkat perkonomiannya meningkat. Hal itu diharapkan kasus perambahan hutan ke depan tidak terjadi.

"Kalau kita hanya berbicara menjaga dan melarang-larang tetapi mereka tetap miskin, maka mereka akan tetap merambah hutan. Solusinya bagaimana meningkatkan perekonomian mereka," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X