Agun Gunandjar Siap Nyalon Jadi Ketum Partai Golkar

Kompas.com - 24/11/2019, 23:20 WIB
Ilustrasi Partai Golkar KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi Partai Golkar

BANDUNG, KOMPAS.com - Politisi senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan mundur dari kepanitiaan penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang rencananya akan digelar Desember 2019 mendatang.

Setelah memutuskan mundur dari kepanitiaan munas, ia selanjutnya menyatakan kesiapan maju sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar menghadapi calon kuat Airlangga Hartarto.

Agun menjelaskan, alasannya untuk maju sebagai caketum dikarenakan belakangan ini, ramai keinginan penunjukan secara aklamasi kepada Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Baca juga: Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Tak Boleh Melenceng dari AD/ART

Selain itu, calon kuat lainnya, Bambang Soesatyo, dikhawatirkan mundur didetik-detik terakhir jelang perlehatan Munas Golkar.

"Semangat saya hanya ingin menjadikan partai ini maju, dihormati dan didukung anggotanya. Partai itu didirikan untuk menjalankan demokrasi yang tujuan akhirnya mewujudkan kesejahteraan rakyat," ujar Agun melalu rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (24/11/2019).

Agun berharap, Munas Partai Golkar tahun ini lebih konstitusional, demokratis, dan bersih. Tidak seperti Munas Golkar di Bali, tahun 2016 silam.

"Kami ingin munas ini dikembalikan kepada prinsip dan falsafah demokrasi. Caranya ya, Partai Golkar wajib menjalankan proses demokrasi yang benar, dimulai dari munas nanti," ujarnya.

Baca juga: Ace Hasan Bantah Tudingan Panitia Munas Golkar Tak Netral

Agun menjelaskan, dalam undang-undang tentang partai politik disebutkan bahwa demokrasi di partai harus sesuai dengan AD/ART partai yang bersangkutan.

"Munas Golkar kali ini, saatnya kita menegakkan aturan main," kata anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil X Jabar tersebut.

Menurut dia, sesuai AD/ART partai, slah satu syarat seseorang bisa dipilih ialah memegang dukungan suara 30 persen.

"Dukungan itu harus dilakukan secara langsung di bilik suara saat munas. Bukan lewat surat dukungan. Mari bersama tegakkan kembali semangat demokrasi di Golkar," tandasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X