Kecelakaan Mobil di Pantura, Seorang Balita Tewas, Ibunya Luka Berat

Kompas.com - 24/11/2019, 20:56 WIB
Seorang balita bernama Khaizuran Arsenio Ahmad (3), tewas dalam kecelakaan yang terjadi di ruas Pantura Jalan Raya Mayjen S Parman, Kabupaten Pekalongan, Minggu (24/11/2019).

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMOSeorang balita bernama Khaizuran Arsenio Ahmad (3), tewas dalam kecelakaan yang terjadi di ruas Pantura Jalan Raya Mayjen S Parman, Kabupaten Pekalongan, Minggu (24/11/2019).

KOMPAS.com - Seorang balita bernama Khaizuran Arsenio Ahmad (3), tewas dalam kecelakaan yang terjadi di ruas Pantura Jalan Raya Mayjen S Parman, Kabupaten Pekalongan, Minggu (24/11/2019).

Kecelakaan melibatkan mobil Chery Tiggo G 9241 RM yang ditumpangi korban dan orangtuanya, dengan truk N 9152 UR. Posisi truk terparkir di ruas Pantura.

Selain korban tewas, dua pengendara terluka. Semua korban dievakuasi ke RSUD Kraton.

Baca juga: Misteri Kematian Aktivis Walhi Golfrid, Istri Ungkap Banyak Kejanggalan, Polisi Sebut Kecelakaan Tunggal

Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan, semula mobil Chery melaju dari arah Semarang ke Jakarta. Mobil berkecepatan 100 kilometer per jam.

Tiba di lokasi kejadian mobil hilang kendali. Mobil oleng ke kiri menabrak bak belakang truk parkir di bahu jalan.

"Sedangkan pengemudi mobil yang bernama Ahmad Tasir (30) mengalami luka ringan. Lalu Nurul Afdillah (27) dan Khairen Al Maulida Sania Ahmad (1) mengalami luka berat," ujar dia.

Kesaksian sopir

Supriyadi (38), sopir truk asal Desa Karangasem Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, awalnya kaget mendengar suara yang begitu kencang di depan sebuah warung tepatnya depan Kecamatan Siwalan.

Saat dilihat, ternyata sebuah mobil menabrak truk yang di parkir di pinggir jalan.

"Dorrr, suara kencang terdengar di depan warung. Saat itu saya masih di warung, lagi istirahat dan mau makan. Lagi mau satu suap, kaget mendengar suara tersebut," kata Supriyadi.

Menurutnya, ada satu keluarga dalam mobil yang mengalami kecelakaan.

"Truk berada di pinggir lagi berhenti. Penumpang mobil bapak, ibu, dan dua anak masih kecil-kecil. Paling parah ibu dan kedua anaknya," ujar Supriyadi.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Tol Ngawi-Kertosono, 20 Persen Truk Overload

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul:  Kecelakaan Mobil dan Truk Pekalongan, 1 Balita Tewas dan 2 Penumpang Luka-luka

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Corona, Setiap Pelanggar Akan Ditindak

Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Corona, Setiap Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X