KPU Surakarta Dapat Hibah Pilkada 2020 Sebesar Rp 15 Miliar

Kompas.com - 24/11/2019, 11:16 WIB
Kantor KPU Kota Surakarta di Jalan Kahuripan Utara Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKantor KPU Kota Surakarta di Jalan Kahuripan Utara Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta mendapatkan dana hibah penyelenggaraan pemilihan wali kota (Pilwalkot) 2020 sebesar Rp 15 miliar.

"Kita dapat dana hibah Pilwalkot Solo 2020 sebesar Rp 15 miliar," kata Ketua KPU Surakarta, Nurul Sutarti di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/11/2019).

Dana hibah Pilwalkot 2020 yang diterima KPU Surakarta tersebut lebih kecil dari yang diajukan sebelumnya sebesar Rp 17,8 miliar.

"Ideal tidak ideal kami tetap laksanakan untuk tahapan Pilwalkot 2020," terang dia.

Baca juga: Diduga Tak Netral, Komisioner KPU Surakarta Disidang DKPP

Divisi Bidang Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Surakarta, Kajad Pamuji Joko W mengatakan, pengurangan dana hibah yang diterima KPU tersebut tidak mengganggu tahapan Pilwalkot 2020.

Justru, pihaknya akan memaksimalkan dana hibah Pilwalkot 2020 yang diterima dari Pemkot Surakarta dengan cara merasionalisasi kegiatan KPU.

"Karena kami memiliki kegiatan yang bisa kami gabung. Yang biasanya terpecah untuk kegiatan sosialisasi tertentu, misalnya launching maskot kita jadikan satu dengan kegiatan sosialisasi yang lain," ujar Kajad.

Kajad mengungkapkan, dana hibah sebesar Rp 15 miliar tersebut digunakan untuk 15 tahapan Pilwalkot 2020.

Baca juga: Kursus Kepemiluan, Cara KPU Surakarta Dorong Masyarakat Sadar Memilih

Ke 15 tahapan itu antara lain, perencanaan program dan anggaran Rp 46 juta, penyusunan regulasi Rp 76 juta, sosialisasi dan partisipasi masyarakat Rp 759 juta, pembentukan badan penyelenggara AD Hock (PPS/PPK/KPPS) Rp 6,5 miliar.

Kemudian, pemutakhiran data pemilih Rp 1,7 miliar, verifikasi paslon perseorangan Rp 261 juta, pencalonan Rp 420 juta, kampanye Rp 477 juta, audit dana kampanye Rp 155 juta, pemungutan suara Rp 1,4 miliar.

Selanjutnya, rekapitulasi dan penetapan paslon Rp 401 juta, perselisihan hasil pemilihan (sengketa hukum) Rp 149 juta, pengadaan barang dan distribusi logistik Rp 1,4 miliar, evaluasi dan penyusunan laporan Rp 84 juta dan pengelolaan keuangan dan operasional perkantoran Rp 925 juta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Ini Misi Paslon Jaya-Wira dan Amerta soal Membangkitkan Ekonomi Kota Denpasar Saat Covid-19

Regional
Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Debat Pilkada Denpasar, Ini Misi Kedua Paslon soal Penanganan Covid-19

Regional
Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Tawuran Antar Simpatisan Paslon di Pilkada Malaka, 13 Orang Ditangkap

Regional
Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Peringatan dan Pesan Ridwan Kamil ke Wali Kota Cimahi yang Ditangkap KPK

Regional
Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi, Pelaku Diduga Kelompok MIT, 150 KK Diungsikan

Regional
Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Ada yang Nekat Mendaki Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Dibenarkan karena Membahayakan Diri

Regional
Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Viral Video Kondisi Kawah Merapi Saat Berstatus Level 3, Pemilik Akun: Bahaya Merapi Nyata

Regional
4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Regional
Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X