Kronologi Pemuda di Palembang Tewas Setelah Pelesetkan Lirik Lagu "Begadang" Rhoma Irama

Kompas.com - 24/11/2019, 09:13 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

KOMPAS.com - Seorang pemuda di Palembang berinisial HS (16), ditangkap aparat kepolisian Polsek Ilir Barat (IB) II Palembang setelah menusuk temannya sendiri bernama M Agung Kukuh (16), karena mempelesetkan lirik lagu " Begadang" milik raja dangdut Rhoma Irama.

Kapolsek IB II Palembang Kompol Agus mengatakan, sebelum peristiwa itu, dari hasil pemeriksan yang dilakukan pihaknya, keduanya memang sudah lama memiliki dendam.

Agus mengungkapkan, kejadian nahas yang dialami korban bermula ketika pelaku HS sedang lewat di depan kediaman korban yang berada di kawasan Kecamatan Ilir Barat II.

Saat lewat dikediaman korban, HS mendengar korban Agung sedang menyanyikan lagu "Begadang" milik sang Raja Dangdut Rhoma Irama. Akan tetapi, lirik yang dinyanyikan oleh korban itu dipelesetkan hingga akhirnya membuat pelaku tersinggung.

"Korban dan pelaku sempat adu mulut, karena korban mempelesetkan lagu itu dengan kata-kata ejekan. Namun, saat itu dilerai oleh teman-teman mereka," kata Agus, saat gelar perkara, Sabtu (23/11/2019).

Baca juga: Pelesetkan Lirik Lagu Begadang Rhoma Irama, Pemuda di Palembang Dianiaya hingga Tewas

Setelah kejadian itu, sambungnya, tanpa disengaja korban dan pelaku bertemu saat sedang menonton kuda lumping tak jauh dari tempat tinggal mereka.

Ketika bertemu, lanjut Agus, pelaku menghampiri korban. Namun, korban langsung mengeluarkan pisau dan menusuk HS. HS akhirnya membalas tusukan itu, hingga menyebabkan korban tewas.

"Pelaku sempat mencoba kabur ke luar Palembang. Namun, berhasil digagalkan. Hasil pemeriksaan, keduanya memang sudah lama memiliki dendam. Puncaknya, pelaku marah saat lagu itu dipelesetkan," ujarnya.

 

(Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor : Irfan Maullana)

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X