Resmikan Mako Polres Asmat, Begini Pesan Kapolda Papua

Kompas.com - 24/11/2019, 07:15 WIB
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw ketika menandatangi prasasti peresmian mako Polres Asmat, Sabtu (23/11/2019). IRSUL PANCA ADITRAKapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw ketika menandatangi prasasti peresmian mako Polres Asmat, Sabtu (23/11/2019).

ASMAT, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw meresmikan markas komando Polres Asmat yang baru, Sabtu (23/11/2019).

Mako Polres Asmat yang berada di Distrik Agats, Ibukota Kabupaten Asmat ini sebelumnya berada di Jalan Bhayangkara dan hanya terbuat dari papan kayu.

Kini mako tersebut dipindahkan ke Jalan Pelabuhan Besar dan berdiri secara permanen.

Peresmian dihadiri Bupati Asmat Elisa Kambu, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Kapolres Asmat AKBP Andi Yoseph Enoch, dan undangan lainnya.

Baca juga: Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, Mako Polres Asmat yang baru diresmikan sebagai pondasi yang kuat dalam rangka mengawal kamtibmas di Kabupaten Asmat.

Dia pun berpesan kepada kapolres dan jajarannya agar tetap menyatu bersama masyarakat, dengan melayani sepenuh hati.

Selain itu, kapolres dan jajarannya harus membantu pemerintah dalam pembangunan, baik pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Tak hanya itu, Polri dan TNI agar tetap bersinergi mengawal segala pembangunan yang disalurkan ke Asmat oleh pemerintah pusat, maupun daerah setempat.

Baca juga: Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin dari Asmat Papua

Kepada pemerintahan di Asmat, Waterpauw mengingatkan agar menjalankan proses pembangunan berjalan tanpa adanya Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

"Asmat saat ini semakin berkembang. Dulu di kenal dengan kota sejuta papan, sekarang sudah beton dan jauh lebih baik dari kemarin," ujar Waterpauw.

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, pembangunan di Asmat saat ini terus digalakkan.

Baca juga: Wabup Asmat: Masyarakat Berharap Pembentukan Provinsi Papua Selatan Dipercepat

Dia pun berharap kepolisan turut membantu Pemkab Asmat dalam pembangunan SDM. Salah satunya, memasukan generasi muda yang setelah lulus SMA agar bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia.

"Hanya itu yang kami harapkan kepada Kapolda Papua, demi mendorong kemajuan generasi muda Papua khusunya anak anak Asmat," kata Elisa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X