Pria Ini Gagal Nikah di Hotel Mewah Gara-gara Kedapatan Edarkan Sabu

Kompas.com - 22/11/2019, 18:55 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial TD (21) ditangkap tim Satresnarkoba Polrestabes Makassar usai diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Kamis (21/11/2019) malam. 

Penangkapan ini membuat TD terpaksa gagal menikahi kekasihnya di salah satu hotel mewah di Kota Makassar, yang rencananya diselenggarakan pada Minggu (24/11/2019) mendatang. 

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika mengungkapkan, TD diamankan saat hendak melakukan transaksi narkoba di Perumnas Antang.

Baca juga: Tiga Kurir Narkoba Ditangkap di Bali, Ribuan Pil Ekstasi Diamankan Polisi 

"Dia jual sabu itu rencana untuk tambah-tambahan biaya nginap di hotel itu untuk teman-temannya yang jadi tamu," ujar Diari, saat menggelar konferensi pers di Polrestabes Makassar, Jumat (22/11/2019). 

Diari mengatakan, TD yang merupakan warga asli Maros itu ditangkap bersama 5 rekannya berinisial IS (22), DM (19), AR (23), JB (18), dan RS (21), yang juga memiliki sabu dan tembakau sintetis. 

Dari tangan pria yang bekerja sebagai tenaga lepas di sebuah lembaga perusahaan mandiri yang menyediakan jasa teknisi pemansangan perangkat listrik itu, polisi menyita 17 saset sabu.

Menurut Diari, sabu tersebut didapatkan TD dari Kampung Sapiria, Kecamatan Tallo, Makassar, tepatnya di lingkungan Borta, Sapiria. 

"Jaringannya ini masih dalam pengembangan kami," ujar Diari.

Baca juga: Polisi: 2 Pelaku Penyerangan Mahasiswa UMI Positif Gunakan Narkoba

Kini, TD sedang berada di sel tahanan Polrestabes Makassar. Diari mengatakan bahwa pihaknya tidak mengizinkan TD menggelar pernikahannya di luar Polrestabes Makassar. 

Diari mengatakan, TD masih bisa melangsungkan akad nikahnya tetapi digelar di masjid yang ada di Polrestabes Makassar yang terletak di Jalan Ahmad Yani. 

"Saya tidak memberikan kebijakan melaksanakan pernikahan di luar Mako. Kalau yang bersangkutan mau laksanakan pernikahan, harus di wilayah Mako Polrestabes Makassar. Salah satunya di masjid kami. Kami kan ada masjid di bawah," ujar Diari. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X