Ibu Korban Menjerit dan Menangis Saat Pangku Anaknya yang Dibunuh Pacar

Kompas.com - 22/11/2019, 17:46 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi

MEDAN, KOMPAS.com - Selain suara musik yang keras, jerit dan tangisan perempuan membangunkan Husni Thamrin Lubis (57) dari tidurnya pada Kamis siang (21/11/2019).

Rumahnya, bersebelahan langsung dengan rumah Alisaba Nazara (41), pelaku pembunuhan terhadap bocah empat tahun yang tak lain adalah anak pacarnya.

Saat itu, dia sedang tidur siang di rumahnya yang digunakannya untuk berjualan barang-barang kebutuhan pokok atau kelontong. Sudah menjadi kebiasaannya dia menutup tokonya ketika siang hari.

Baca juga: Tampar Pacar karena Cemburu, Pria Ini Ditangkap

"Saya terbangun dari tidur pas dengar jeritan nangis dari sang ibu dan suara musik kencang hingga akhirnya terbangun. Terus saya keluar buka pintu dan lihat si ibu nangis-nangis sudah pangku anaknya," kata Husni, Jumat (22/11/2019) siang.

Dia mengaku, segan untuk bertanya. Menurut dia, saat itu mereka kebingungan mau bawa korban ke rumah sakit.

"Saya seganlah bertanya dan kemudian saya buka kedai pas mau shalat zuhur. Tapi, saya tidak berani tanya macam-macam," sambung dia.

Husni mengaku, tidak begitu mengenal tetangganya itu karena tertutup. Husni juga mengaku tidak tahu siapa pria yang kini meringkuk di sel tahanan Polsek Namorambe, Deli Serdang itu.

"Mereka ini memang sangat tertutup. Kalau belanja cuma nanya apa yang mau dibeli saja," ujar dia.

Sebelum menjadi tempat pangkas, lokasi rumah Nazara pernah menjadi tempat servis AC dan tempat berjualan kerupuk. Banyak orang yang sewa memang untuk tempat berdagang.

Terkait status mereka apakah sudah menikah atau belum, Husni mengaku dia pernah bertanya hal itu pada Dorlida, ibu kandung korban.

Baca juga: Cemburu, Pria Ini Cekik Anak Pacarnya hingga Tewas

 

"Dia jawab belum, terus kusambung lagi, karena akrab kali kalian aku lihat. Saya berpikiran mereka seperti masa bodoh saja. Tapi di hati ku bilang, pokoknya kewajiban mengingatkan sudah saya lakukan," sambung dia.

Selama 4 bulan si perempuan memang sering datang. Sebelumnya, Nazara nekat membunuh anak pacarnya, AS (4), lantaran cemburu kepada korban.

"Jadi tersangka ini merasa cemburu karena ibu korban lebih sayang kepada anaknya daripada kepada tersangka. Sehingga dia berniat menghabisi anak tersebut," kata Kapolsek Namorambe AKP B Naibaho.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mari Bantu Risalianus, Bocah SD yang Harus Berkebun demi Hidupi Ayah dan Ibu yang Lumpuh

Mari Bantu Risalianus, Bocah SD yang Harus Berkebun demi Hidupi Ayah dan Ibu yang Lumpuh

Regional
Gubernur Sulsel Resmi Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

Gubernur Sulsel Resmi Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

Regional
Jenazah Korban Penembakan Polisi di Kafe Cengkareng Tiba di Medan, Tangis Keluarga Pecah, Ayah Pingsan

Jenazah Korban Penembakan Polisi di Kafe Cengkareng Tiba di Medan, Tangis Keluarga Pecah, Ayah Pingsan

Regional
Dilantik Jadi Bupati Tanah Bumbu Kalsel, Zairullah Azhar Fokus Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi

Dilantik Jadi Bupati Tanah Bumbu Kalsel, Zairullah Azhar Fokus Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi

Regional
Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

Regional
Ridwan Kamil Lantik Lima Pasangan Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020

Ridwan Kamil Lantik Lima Pasangan Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020

Regional
Lansia di Kota Bandung Siap Ikut Vaksinasi, Ini Persyaratannya

Lansia di Kota Bandung Siap Ikut Vaksinasi, Ini Persyaratannya

Regional
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi Massal Hari Kedua di Banten, Ini Sebabnya

Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi Massal Hari Kedua di Banten, Ini Sebabnya

Regional
125 Rumah di Kota Tegal Rusak Diterjang Puting Beliung

125 Rumah di Kota Tegal Rusak Diterjang Puting Beliung

Regional
Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulon Progo Disita

Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulon Progo Disita

Regional
Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Regional
Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Regional
Ibu Muji Kembali ke Rumah yang Terbakar demi Selamatkan Anaknya, tapi Keduanya Tak Pernah Keluar

Ibu Muji Kembali ke Rumah yang Terbakar demi Selamatkan Anaknya, tapi Keduanya Tak Pernah Keluar

Regional
Lantik 17 Kepala Daerah di Jateng, Ganjar: Jabatan Ini Mandat, Tuannya Rakyat

Lantik 17 Kepala Daerah di Jateng, Ganjar: Jabatan Ini Mandat, Tuannya Rakyat

Regional
Dipanggil KPK Jelang Hari Pelantikan, Bupati Semarang Minta Penjadwalan Ulang

Dipanggil KPK Jelang Hari Pelantikan, Bupati Semarang Minta Penjadwalan Ulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X