Tangis Guru Honorer di Hadapan DPRD Ende, Sudah 11 Bulan Tidak Digaji

Kompas.com - 22/11/2019, 07:58 WIB
Saat sejumlah guru honorer mengadu ke DPRD Ende karena tidak menerima gaji selama 11 bulan di tahun 2019, Kamis (21/11/2019). KOMPAS.com/NANSIANUS TARISSaat sejumlah guru honorer mengadu ke DPRD Ende karena tidak menerima gaji selama 11 bulan di tahun 2019, Kamis (21/11/2019).

ENDE KOMPAS.com - Nasib sebagian guru honorer di Kabupaten Ende, Flores, NTT di tahun 2019 ini terkatung-katung. 

Betapa tidak, mereka yang mengajar setiap hari, dari pagi hingga sore sepanjang tahun 2019 ini belum mendapat gaji dari pemerintah daerah.

Padahal, pemerintah daerah Kabupaten Ende mempunyai kebijakan tersendiri untuk guru honorer.

Kebijakan itu adalah berupa insentif tambahan dari pemerintah melalui biaya operasional sekolah daerah (Bosda). Kebijakan itu mulai di tahun 2018. 

Baca juga: Menko PMK Janjikan Gaji Guru Honorer Lebih Memadai

Anehnya, di tahun 2019 ini, dari Januari hingga tambahan insentif untuk guru honor itu belum kunjung dicairkan.

Seluruh guru honorer se-kabupaten Ende pun terus menjerit. Mereka menanti dalam ketidakpastian. Berbulan-bulan nasib mereka terkatung-katung. 

Kerja tanpa upah sepanjang 2019

Samiyati, salah seorang guru honorer di Kabupaten Ende, mengaku lega setelah mendapatkan perhatian pemerintah masuk dalam daftar nama guru tidak tetap (GTT) pada 2018. 

Ia mendapatkan insentif tambahan dari pemerintah melalui Biaya Operasional Sekolah Daerah (Bosda) selama 4 bulan di tahun 2018.

Namun, di tahun 2019, ia bersama guru GTT lainnya belum menerima insentif Bosda itu.

Samiyati mengaku kecewa karena selama 11 bulan tidak digaji.

"Selama 11 bulan ini kami tidak terima upah dari Bosda. Kami kerja tanpa upah," ucap Samiyati sambil berurai air mata di hadapan DPRD Ende, Kamis (21/11/2019). 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X