Senin Pekan Depan, RSUD Gunungsitoli Hentikan Layanan BPJS Kesehatan

Kompas.com - 21/11/2019, 15:15 WIB
Suasana di salah satau ruang perawatan di RSUD Gunungsitoli, yang sedang melayani pasien BPJS Kesehatan. HENDRIK YANTO HALAWASuasana di salah satau ruang perawatan di RSUD Gunungsitoli, yang sedang melayani pasien BPJS Kesehatan.

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com -  Mulai Senin (25/11/2019), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli akan menghentikan layanan BPJS Kesehatan.

Para pasien akan dialihkan menjadi pasien umum.

“Kami telah mengirimkan surat kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli dengan ultimatum terhitung mulai tanggal 25 November 2019, kami akan stop atau menunda pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS," ujar Direktur RSUD Gunungsitoli Julianus Dawolo, kepada Kompas.com, di RSUD Gunungsitoli, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: 4 Rumah Sakit di Sumbar Bakal Tak Layani Pasien BPJS

Julianus mengatakan, kebijakan itu diambil karena membengkaknya tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp 21,7 miliar, sejak Mei hingga Agustus 2019.

Baru tunggakan untuk bulan Mei sebesar Rp 5 miliar yang dibayarkan.

Sehingga rumah sakit mengalami defisit anggaran. Rumah sakit pun kesulitan membayar sejumlah biaya, seperti jasa dokter, perawat dan staf, belanja pengadaan obat, dan belanja makanan pasien.

RSUD Gunungsitoli telah beberapa kali menagih ke pihak BPJS Kesehatan Gunungsitoli, baik secara lisan maupun tertulis.

Namun, jawabannya belum dapat dibayarkan dengan alasan keuangan Dana Jaminan Sosial BPJS Kesehatan mengalami defisit.

Julianus Dawolo Direktur RSUD Gunungsitoli (tengah) didampingi oleh kepala bidang, saat diwawancarai awak media menyampaika bahwa telah mengirimkan surat kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli dengan ultimatum terhitung mulai tanggal 25 November 2019, Kami akan STOP atau MENUNDA pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS.HENDRIK YANTO HALAWA Julianus Dawolo Direktur RSUD Gunungsitoli (tengah) didampingi oleh kepala bidang, saat diwawancarai awak media menyampaika bahwa telah mengirimkan surat kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli dengan ultimatum terhitung mulai tanggal 25 November 2019, Kami akan STOP atau MENUNDA pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS.

Malahan, saran yang diterima rumah sakit yaitu dengan meminjam ke bank mitra BPJS, seperti BNI, BRI, dan Mandiri.

Namun, proses tersebut tidak bisa dijalankan rumah sakit, karena bertentangan dengan Peraturan Bupati Nias Nomor 70 Tahun 2016.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X