Tampar Pacar karena Cemburu, Pria Ini Ditangkap

Kompas.com - 21/11/2019, 13:56 WIB
Ilustrasi kekerasan dalam hubungan thinkstock/lolostockIlustrasi kekerasan dalam hubungan

 

MAKASSAR, KOMPAS.com — Polisi mengamankan EH (23) lantaran diduga menganiaya seorang wanita yang juga pacarnya sendiri AL (23) saat berada di rumahnya di Jalan Panaikanh, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (19/11/2019) malam. 

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Andry Kurniawan mengatakan, EH menganiaya AL saat kekasihnya itu bersama ibunya.

EH saat itu diduga cemburu oleh sebuah pesan yang ada di media sosial AL. 

Baca juga: Cemburu, Kakak Bunuh Adik Kandung dengan Batu di Minahasa Tenggara

"Awal mulanya dari DM (direct message) Instagram. Pelaku merasa mencurigai korban, terjadilah pemukulan tersebut. Untuk tuduhan yang dilakukan tersangka adanya indikasi korban selingkuh," kata Andry, Kamis (21/11/2019).

Andry mengatakan, AL tidak terima perlakuan yang dilakukan oleh EH sehingga memilih melaporkannya ke Polsek Panakkukang.

AL juga sudah menyerahkan bukti visum hasil tamparan EH kepadanya. 

Sebelum menganiaya AL, EH yang juga merupakan musisi band lokal ini meminta ponsel AL untuk memeriksa media sosial korban.

Dari sini, ia melihat pesan salah satu rekan di bandnya yang ditujukan kepada korban. 

"Setelah itu pelaku mau mengonfirmasi rekan bandnya tersebut, kemudian korban merampas handphone-nya dari tangan pelaku karena tidak ingin pelaku berselisih paham dengan rekan bandnya tersebut, untuk kelangsungan kerja bandnya," tutur Andry.

Baca juga: Cemburu, Alasan Suami Tusuk Istrinya yang Sedang Hamil 5 Bulan

Aksi saling tarik sempat terjadi antara pelaku dan korban sebelum pelaku mendapatkan ponsel kekasihnya itu. Dari pengakuan korban, EH melempar ponselnya. 

"Pada saat itu terlapor spontan berdiri dan menampar kembali pipi sebelah kanan korban. Saat itu di depan ibu korban," tutur Andry. 

Akibat kejadian ini, pelaku kini ditahan di Mapolsek Panakkukang. Ia dikenai Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X