Gelombang Tinggi Capai 3 Meteran, BMKG "Warning" Tranportasi Laut

Kompas.com - 21/11/2019, 11:46 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ JUNAEDIIlustrasi gelombang tinggi

BATAM, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Kantor Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah Kepri.

Saat ini, BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 3 meteran.

Forecaster BMKG Statiun Bandara Hang Nadim, Noah D Ginting mengatakan, peringatan ini diperkirakan berlaku hingga 3 hari ke depan sejak Kamis (21/11/2019).


Baca juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Kepri Selain Kabut Asap

Dalam pantauan satelit peramal cuaca (forecaster) BMKG Hang Nadim terungkap prakiraan kelembaban udara yang cukup tinggi dan didukung adanya penumpukan masa udara (konvergensi) di wilayah Kepri, sehingga mendukung petumbuhan awan-awan konvektif.

Secara umum kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan dan terdapat potensi terjadi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"Kami imbau waspadai potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang. Bila menemui awan hitam pekat atau awan kumulonimbus untuk segera dihindari," kata Noah, saat dihubungi, Kamis (21/11/2019).

Untuk tinggi gelombang, Noah mengatakan, diperkirakan hingga 3 meteran yang terjadi di Perairan Kabupaten Natuna, Kepulauan Anambas dan perairan Kabupaten Bintan.

Sementara, untuk perairan Kabupaten Karimun dan Lingga diperkirakan mencapai 1,5 meter.

"Kota Tanjungpinang dan Batam tinggi gelombang hanya 1 meteran," ujar dia.

Noah juga meminta agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, untuk perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Baca juga: Tinggi Gelombang Capai 4,5 Meter, Para Nelayan Selamatkan Kapal

Kemudian, kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal Ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Selanjutnya, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar apabila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

"Dimohon juga kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada, karena sewaktu-waktu bisa saja terjadi hempasan gelombang yang cukup besar atau terjadinya badai," papar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Regional
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Regional
Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Regional
Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Regional
4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

Regional
Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Regional
Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Regional
Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Regional
Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Regional
Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X