Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Kompas.com - 20/11/2019, 22:05 WIB
Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaGubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia memerintahkan agar seluruh unsur pemerintahan mengerjakan pembangunan.

Hal ini diingatkan kembali oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menyerahkan dokumen daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) kepada seluruh pemerintah daerah dan satuan kerja. 

Edy mengatakan, dua hal yang menjadi fokus adalah percepatan tender serta proyek pembangunan kawasan Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo (Mebidangro).

Kemudian pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan investasi dan pariwisata. Termasuk mendongkrak tenaga kerja baru, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian rakyat. 

Baca juga: Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Semua ini harus ditimpali dengan penyederhanaan regulasi dan birokrasi. Pasalnya banyak peraturan dinilai mempengaruhi proses pembangunan, mulai dari tender proyek yang sampai menjelang akhir tahun belum tuntas.

Ke depan, katanya, tender harus dimulai di awal tahun. Pada 2020, proyek pembangunan Mebidangro akan dimulai. Di antaranya membangun pusat olahraga, rumah sakit haji dengan konsep hijau, tol dalam kota, pengolahan sampah hingga revitaliasi taman hutan rakyat (tahura), dan kawasan konservasi Tangkahan. 

"Saya minta 1 Januari 2020, lelang sudah dibuka. Tender yang benar, jangan ada istilah aneh-aneh,” kata Edy, Rabu (20/11/2019).

"Penyederhanaan birokrasi, panjangnya jalur birokrasi bisa dipangkas, termasuk menyederhanakan jabatan eselon. Untuk satu pekerjaan, banyak tanda tangan yang harus dilalui. Sampai di meja gubernur, saya lagi di luar kota, bisa gak jadi kerja itu OPD. Nanti, di kandang lembu sekalipun, kalau saya harus tanda tangan, saya teken, yang penting sah,” sambung dia.

Soal transformasi ekonomi, jika selama ini ada ketergantungan terhadap sumber daya alam sehingga mempengaruhi daya saing manufaktur dan jasa modern, Edy mengaku akan mengawasinya secara ketat. 

"Bagaimana membangun desa menata kota, dana banyak ke sana, karena saya dituntut Presiden,” ucapnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X