Ambil Paksa Jenazah Bayi dari Rumah Sakit, Ojek Online Minta Maaf

Kompas.com - 20/11/2019, 18:11 WIB
Pengemudi Ojol bersalaman dengan Dirut RSUP M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf. Mereka meminta maaf atas kesalahan pada insiden membawa paksa jenazah KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAPengemudi Ojol bersalaman dengan Dirut RSUP M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf. Mereka meminta maaf atas kesalahan pada insiden membawa paksa jenazah

PADANG, KOMPAS.com - Pihak ojek online meminta maaf pasca-insiden membawa paksa jenazah bayi keluar dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.

Lima orang perwakilan ojek online mendatangi RSUP M Djamil Padang dan meminta maaf langsung kepada Direktur Utama (Dirut) RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yunus.

"Atas nama pengemudi ojol, kami meminta maaf atas insiden yang terjadi pada Selasa kemarin," kata Aldi, dari perwakilan ojek online yang datang ke RSUP M Djamil Padang, Rabu (20/11/2019).

Aldi mengakui adanya kesalahan dari sejumlah pengemudi ojek online yang nekat membawa paksa jenazah bayi dari rekan mereka keluar dari RSUP.

Baca juga: Kisah Pilu Dewi: Ditinggal Suami Saat Hamil, Anak Meninggal hingga Dibawa Paksa Ojek Online

Tindakan itu, kata Aldi, hanya spontanitas sebagai aksi solidaritas dari sesama rekan pengemudi ojek online.

"Ini hanya aksi spontan, tanpa ada yang menyuruh. Mungkin karena terbawa emosi sehingga terjadi insiden itu," kata Aldi.

Aldi berharap permohonan maaf tersebut dapat diterima sehingga tidak ada lagi persoalan di kemudian hari.

Sementara itu, Dirut RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf mengatakan pihaknya dapat menerima permohonan maaf dari pihak ojek online dengan dilampirkan keterangan tertulis.

"Sebenarnya kasus ini sudah dilaporkan ke polisi, namun karena adanya permintaan yang tulus dari pihak ojol, maka kami bersedia untuk menarik lagi laporannya. Tapi tetap butuh dokumentasi tertulis," kata Yusirwan.

Yusirwan mengatakan, dengan viralnya berita tersebut bukan hanya merugikan pihak RSUP M Djamil, tetapi juga pengemudi ojek online sendiri.

"Saya ditelepon oleh orang Kemenkes. Ini merugikan RSUP M Djamil Padang. Tapi harus diketahui juga ojol juga kena karena opini yang berkembang ojol anarkis," kata Yusirwan.

Yusirwan berharap dengan selesainya kasus tersebut diharapkan tidak ada lagi muncul persoalan di kemudian hari.

Baca juga: Kasus Driver Ojek Online Bawa Paksa Jenazah Bayi, Pengamat: Ada yang Tak Beres di Program JKN

Apalagi persoalan biaya sudah digratiskan oleh manajemen RSUP M Djamil Padang sehingga tidak ada keluarga yang terutang.

"Semua sudah selesai. Kasus juga selesai dan keluarga tidak terutang lagi," kata Yusirwan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

Regional
Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Regional
Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Regional
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X