Dugaan Kematian Gajah yang Gadingnya Hilang di Area Perusahaan

Kompas.com - 20/11/2019, 18:02 WIB
Tim medis BBKSDA Riau melakukan nekropsi bangkai gajah yang ditemukan mati di areal PT Arara Abadi di Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (19/11/2019). Dok. BBKSDA RiauTim medis BBKSDA Riau melakukan nekropsi bangkai gajah yang ditemukan mati di areal PT Arara Abadi di Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (19/11/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau masih menyelidiki kasus kematian gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) liar di areal PT Arara Abadi di wilayah Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro mengatakan, ada beberapa kemungkinan penyebab matinya gajah tersebut.

Baca juga: Gajah Membusuk Tanpa Kepala dan Gading, Diduga Dibantai Pemburu Liar hingga Ditemukan di Areal Perusahaan


"Kemungkinan yang pertama, gajah tersebut mati secara alami. Artinya mungkin mati karena usia atau karena penyakit. Kemudian ada pihak-pihak yang tertarik mengambil sepasang gading gajah tersebut," ungkap Heru, kepada Kompas.com saat dihubungi, Rabu (20/11/2019).

Kemungkinan yang kedua, sambung dia, gajah itu mati akibat pelaku perburuan liar, yang mengincar gading gajah.

Sebab, gajah tersebut ditemukan mati dengan kondisi kepala terpotong.

Heru mengatakan, pelaku perburuan yang tidak profesional, akan memotong kepala gajah untuk mengambil gadingnya.

"Dari hasil pemeriksaan tim medis, memang tidak ditemukan tanda-tanda gajah keracunan atau terjerat. Selain itu, juga tidak ditemukan proyektil atau peluru pada tubuh gajah," kata Heru.

Baca juga: Gajah yang Mati di Areal Perusahaan Kondisi Kepala Terpotong dan Gading Hilang

Sejauh ini, BBKSDA Riau masih melakukan penyelidikan. Heru menyebut, penyelidikan turut melibatkan tim Gakkum KLHK.

"Tim sedang mengumpulkan barang bukti dan juga mengumpulkan keterangan. Jadi, kita lakukan penyelidikan apakah gajah ini mati secara alami atau memang akibat pelaku perburuan liar," terang Heru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X