Ridwan Kamil Segera Bertemu Anies Baswedan Bahas Masalah di Perbatasan

Kompas.com - 20/11/2019, 15:04 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar beberapa waktu lalu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggelar rapat koordinasi membahas berbagai masalah krusial di wilayah perbatasan.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, jika tak ada halangan, pertemuan itu akan diagendakan pekan depan.

Baca juga: Ridwan Kamil Tak Setuju Pilkada Dipilih DPRD

 

Jika terealisasi, pertemuan ini akan jadi kali pertama keduanya menggelar rapat khusus.

"Karena sifatnya Pak Anies baru mengundang, jadi saya belum menerima undangan secara jelas. Pak Anies bicara ke saya secara lisan kemungkinan tanggal 25 November 2019 hari Senin depan," ungkap Emil, Rabu (20/11/2019).

Emil menuturkan, sejak ia menjabat sebagai Gubernur Jabar, belum ada pertemuan khusus dengan Anies untuk membahas persoalan lintas provinsi seperti masalah transportasi, persampahan, dan sosial.

Baca juga: Ridwan Kamil Bicara soal Hoaks, Ujaran Kebencian hingga Radikalisme di Depan Ribuan Milenial

"Pertemuan khusus belum ada. Dan sekarang kalau bertemu pasti viral, tafsir politik padahal agendanya jelas banyak permasalahan di perbatasan urusan sampah, air, ERP dan lainnya," ujar Emil. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X