Risma: Tabebuya adalah Investasi untuk Datangkan Wisatawan ke Surabaya

Kompas.com - 20/11/2019, 13:45 WIB
Wali Kota Surabaya beserta jajaran forkopimda foto bersama dengan latar bunga tabebuya di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya beserta jajaran forkopimda foto bersama dengan latar bunga tabebuya di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/11/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku senang di sejumlah sudut Kota Pahlawan dipenuhi ribuan pohon tabebuya yang tengah berbunga dan bermekaran.

Menurut Risma, pohon tabebuya merupakan investasi bagi Surabaya untuk bisa mendatangkan banyak wisatawan.

Karena alasan itu, Risma mengaku selalu mempercantik taman dan trotoar dengan menanam pohon tabebuya di sejumlah kawasan.

"Saya tanam ini (tabebuya) tujuannya bukan hanya agar Surabaya terlihat indah. Tapi ini tujuannya, juga untuk meningkatkan wisatawan untuk datang ke Surabaya sehingga usaha apa pun bisa bergerak," kata Risma seusai berkeliling melihat bunga tabebuya di Surabaya, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Lokasi Penggusuran di Sunter Agung akan Ditanami Pohon Tabebuya

Seperti di luar negeri

Risma pun mengajak para wisatawan luar daerah agar tidak perlu jauh-jauh datang ke luar negeri untuk melihat dan menikmati tata ruang kota yang indah.

Menurutnya, tata ruang kota di Surabaya tidak jauh berbeda seperti yang ada di luar negeri.

"Saya pernah pergi ke negara-negara lain yang ada bunganya. Saya kira Surabaya tidak kalahlah. Silakan datang ke Surabaya daripada jauh-jauh harus keluarkan tiket. Mampir saja ke Surabaya," tutur Risma.

Risma juga bersyukur, banyak warga Surabaya maupun pendatang ramai-ramai berkeliling kota untuk melihat dan berswafoto dengan latar pohon tabebuya.

"Alhamdulillah, ini adalah investasi untuk Sutabaya bisa jadi kota wisata," ujar Risma.

Ia, karena itu, akan menambah pohon tabebuya yang akan ditanam tahun ini agar semua sudut Kota Surabaya semakin indah dan menjadi magnet bagi wisatawan.

Saat ini, menurut Risma, baru ada sekitar 7.000 pohon tabebuya yang sudah ditanam sejak 2010.

Baca juga: Tabebuya Kembali Berbunga, Meski Cuaca Panas, Surabaya Tampak Indah

Penambahan pohon tabebuya

Bunga Tabebuya bermekaran di Jalan Gubeng Pojok, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Senin (18/11/2019).KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Bunga Tabebuya bermekaran di Jalan Gubeng Pojok, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Senin (18/11/2019).
Adapun penambahan pohon tabebuya akan ditanam di sepanjang Jalan Merr dan sejumlah taman yang belum ditanami pohon tabebuya.

"Iya, kita akan tanam di sepanjang Jalan Merr. Nanti ke depan di Merr itu saya yakin akan lebih bagus lagi," ujar Risma.

Sebelumnya, Risma yang genap berusia 58 tahun hari ini, Rabu (20/11/2019), merayakan hari ulang tahun bersama seluruh kepala OPD, forkopimda, dan para penerima beasiswa penerbangan untuk berkeliling melihat dan berfoto dengan latar pohon tabebuya di Kota Surabaya.

Adapun tempat yang menjadi kunjungan Risma adalah pohon tabebuya di Jalan Mayjen Sungkono, Jalan HR Muhammad, dan Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Baca juga: Bermekaran, Indahnya Bunga Tabebuya di Jalan Braga, Bandung

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Penyintas Longsor dan Banjir Bogor

Regional
Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X