Kaki dan Tangan Penjaga Sekolah Diikat, 6 Pencuri Gasak Komputer dan Laptop

Kompas.com - 20/11/2019, 10:50 WIB
Ilustrasi pencurian barang di mobil blog.auntyacid.comIlustrasi pencurian barang di mobil

ACEH TENGGARA, KOMPAS.com – Komplotan pencuri mengenakan sebo (penutup wajah) mengikat Rizky (17), penjaga sekolah di SMP Negeri Perisai, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (19/11/2019) dini hari.

Setelah itu mereka mengambil empat unit komputer di sekolah unggul tersebut.

Kapolsek Badar Iptu Sumarlan mengatakan, pelaku awalnya datang dan meminta kunci ruangan sekolah.

Namun, Rizky tidak mau memberikan. Sehingga, keenam pelaku langsung membekap mulut dan mengikat Rizky dengan tali. Rizky tidak bisa melihat wajah pelaku karena menggunakan penutup wajah.


Setelah pelaku mengambil komputer dan meninggalkan sekolah, Rizky lalu merangkak menuju kantin sekolah, tempat orangtuanya menetap.

“Korban ini penjaga sekolah, kantin itu sekaligus rumah dia dan orangtuanya. Menurut cerita korban, dia terpaksa merangkak karena kaki dan tangannya diikat pelaku,” ujar Sumarlan, melalui keterangan tertulis, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Sumarlan menjelaskan, sekitar pukul 07.30 WIB, Rizky dan ayahnya membuat laporan ke Mapolsek Badar.

“Kasusnya masih kita selidiki, kita sudah lakukan olah tempat kejadian perkara. Barang yang hilang di antaranya laptop satu unit, empat monitor komputer, dan satu handphone android,” kata Sumarlan.

Baca juga: Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X