Hutan Larangan, Kampung Adat Cireundeu, dan Ancaman Pembangunan

Kompas.com - 20/11/2019, 09:57 WIB
Kang Entri (35) dan anak lelakinya memasuki hutan tutupan di Gunung Puncak Salam di wilayah Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Lewigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Tampak dedaunan dan pepohonan kering akibat kemarau panjang dan kebakaran hutan KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKang Entri (35) dan anak lelakinya memasuki hutan tutupan di Gunung Puncak Salam di wilayah Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Lewigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Tampak dedaunan dan pepohonan kering akibat kemarau panjang dan kebakaran hutan

BANDUNG, KOMPAS.com - Gemerisik dedauan kala itu menjadi latar perjalanan kami meniti jalur menuju Gunung Puncak Salam di wilayah Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Lewigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu.

Leweung (hutan) tutupan yang asri berubah gersang akibat kemarau panjang.

Sebulan kebelakang, api membakar pepohonan di sekitarnya. Puluhan hektar lahan hutan terbakar dan menyisakan arang pepohonan.

Belum diketahui penyebab kebakarannya, karena tangan jahil ataukah terbakar secara alami.

Kompas.com mencoba menjajal Gunung Puncak Salam yang berada di wilayah leweung Larangan.

Perjalanan kami tak lain untuk melihat leweung larangan yang di sakralkan kampung adat Cireundeu.

Perjalan kami ini ditemani Kang Entri (35) dan anaknya, yang merupakan warga kampung adat Cireundeu yang masih memegang teguh adat budaya setempat.

Kampung Adat Cireundeu diketahui merupakan kampung yang sebagian warganya memeluk dan memegang teguh kepercayaan Sunda Wiwitan sampai saat ini.

Awal perjalan kami dimulai dari "Bale Saresehan". Tas dan peralatan yang kami bawa dititipkan di imah panggung, termasuk alas kaki atau sepatu.

Pasalnya, berdasarkan aturan adat setempat bagi siapapun yang hendak mendaki gunung itu harus menanggalkan alas kaki.

Masyarakat adat percaya bahwa alam dan manusia itu satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X