Misteri Balok Kayu dengan Bekas Darah di Lokasi Penemuan Mayat Pria 70 Tahun di Balikpapan

Kompas.com - 20/11/2019, 08:01 WIB
Sambil Menangis, Dwi Yudi (baju batik) duduk di samping jasad ayahnya yang ditemukan tergeletak dan sudah tak bernyawa sebelum kemudian dievakuasi ke RSKD Balikpapan Tribun KaltimSambil Menangis, Dwi Yudi (baju batik) duduk di samping jasad ayahnya yang ditemukan tergeletak dan sudah tak bernyawa sebelum kemudian dievakuasi ke RSKD Balikpapan
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Polisi mengamankan cangkul, garpu tala, dan balok kayu berukuran sekitar 50 cm yang ditemukan di lokasi penemuan mayat Triyanto, pria 70 tahun yang ditemukan tewas di dekat Perumahan Graha Indah Balikpapan, Selasa (19/11/2910).

Di balok kayu yang ditemukan ada bekas darah yang diduga darah milik Triyanto.

Sehari-hari Triyanto bekerja sebagai penjaga lahan di dekat Perumahan Graha Indah, Balikpapan.

Ia ditemukan tewas dengan luka benda tajam dan benta tumpul di dekat lahan tempat ia bekerja.

Baca juga: Pria 70 Tahun di Balikpapan Ditemukan Tewas Setelah Pamit Cek Lahan, Ini Kronologinya

Mayat Triyanto ditemukan tewas oleh anaknya yang mencari keberadaan ayahnya yang hilang sejak Sabtu (16/11/2910). Sebelumnya Triyanto sempat pamit cek lahan kepada anaknya.

Dilansir dari Tribun Kaltim.com, Kasatreskrim Polres Balikpapan AKP Costa Siahaan mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Polsek Balikpapan Utara untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, sambil menunggu hasil atopsi dari pihak rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, kita bekerjasama dengan pihak Kepolisian dari Polsek Balikpapan Utara untuk melakukan penyelidikan terkait motif penemuan mayat di Graha Indah. Kami juga masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit jadi belum bisa kita pastikan secara jelas bahwa mayat itu adalah korban pembunuhan karena belum ada hasil otopsi," jelas Costa.

Baca juga: Diduga Korban Pembunuhan, Ditemukan Cangkul dan Balok Kayu Berdarah di Dekat Mayat Pria 70 Tahun di Balikpapan

Ia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan serta meminta keterangan beberapa saksi dan warga sekitar.

Selain itu pihak kepolisian menduga, Triyanto pria berusia 70 tahun meninggal sejak 2 hari lalu.

Dugaan tersebut muncul dari kondisi mayat Triyanto.

"Dari bentuknya sepertinya korban sudah meninggal sekitar 2 hari yang lalu," kata Wakapolsek Balikpapan Utara, AKP Wiyono.

Triyanto diduga menjadi korban pembunuhan karena ditemukan luka di bagian wajah, kepala, dan leher. Jasad Triyanto kemudian dievakusi ke RS Kanujoso Djatiwibowo untuk diotopsi

Baca juga: Di Balikpapan, Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Dekat Perumahan

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Polisi Amankan Cangkul dan Garpu Tala di Lokasi Penemuan Mayat di Graha Indah, Ini Tujuannya



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X