Kronologi Pengungkapan Kasus Prostitusi "Online" di Gresik

Kompas.com - 19/11/2019, 17:20 WIB
BS dan AS (tengah) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (19/11/2019). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHBS dan AS (tengah) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (19/11/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - BS (40) dan AS (39), pasangan suami-istri yang tinggal di Perumahan Menganti, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur, diamankan pihak kepolisian setelah keduanya menjadi mucikari prostitusi online.

Keduanya menawarkan pekerja seks komersial (PSK) kepada pelanggan, melalui aplikasi WhatsApp.

Keduanya diamankan setelah polisi mendapatkan informasi masyarakat keduanya menjalankan profesi tersebut di tempat tinggalnya pada Kamis (14/11/2019) lalu.

Baca juga: Suami Istri di Gresik Tawarkan Jasa Prostitusi Online

"Adapun untuk kegiatan ini, kami sudah melakukan rangkaian penyelidikan selama satu minggu. Kemudian didapatkan memang betul, ada tersangka seorang laki-laki berinisial BS, kemudian perempuan saudari AS," ujar Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, kepada awak media, dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (19/11/2019).

Pada praktik yang dikatakan sudah berlangsung selama satu tahun ini, AS bertugas memberikan foto-foto PSK kepada calon pelanggan untuk dipilih.

Begitu pula dengan BS, yang aktif memikat calon pelanggan dengan foto-foto PSK yang siap diajak berkencan melalui WhatsApp.

Kedua tersangka juga merelakan tempat tinggalnya di Perumahan Menganti sebagai tempat mesum, apabila sudah terjadi kesepakatan dengan pelanggan.

Asalkan, pelanggan tersebut menyetujui membayar Rp 400.000 sebagai tarif sekali kencan yang ditentukan.

Dengan pembagian Rp 300.000 untuk PSK, dan selebihnya atau Rp 100.000 untuk BS dan AS selaku mucikari.

"Atas hasil penyelidikan, saat mereka bertransaksi langsung kami adakan kegiatan penggeledahan dan sekaligus kami lakukan penyitaan akan barang bukti terkait," ucap dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
TEDxJalanTunjunganWomen: Sebarkan Ide Pendidikan Seks hingga Menggali Potensi Perempuan

TEDxJalanTunjunganWomen: Sebarkan Ide Pendidikan Seks hingga Menggali Potensi Perempuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X