Di Daerah Ini, Ada Tim yang 24 Jam Awasi Polisi yang Pamer Kemewahan

Kompas.com - 19/11/2019, 10:52 WIB
Ilustrasi kemewahan thIlustrasi kemewahan

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kapolres Tasikmalaya AKBP Anom Karibianto mengaku telah jauh-jauh hari memiliki tim pemantau di media sosial, yang mengawasi gaya hedonis atau pamer kemewahan anggotanya.

Tim yang dibentuk untuk memantau media sosial milik anggota polisi selama 24 jam.

Diketahui polisi di Tasikmalaya diminta untuk mendaftarkan akun media sosial milik mereka. 

Namun, sejauh ini belum ada polisi yang ketahuan bergaya atau memamerkan gaya hidup mewah.


"Kita sudah miliki tim pemantau khusus di media sosial dan di lapangan langsung aktif selama 24 jam. Jadi kita akan langsung tahu jika ada anggota yang selalu pamer kemewahan di lingkungannya," ujar Anom, saat ditemui di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: Ini Latar Belakang Polri Keluarkan Telegram Polisi Jangan Pamer Barang Mewah dan Hidup Hedonis

Anom mengatakan, jika anggotanya memiliki kekayaan warisan dari keluarganya, ada baiknya untuk tidak dipamerkan.

Pihaknya pun mewajibkan anggotanya untuk selalu tampil sederhana di lingkungan masyarakat.

Anom juga meminta anggotanya yang memiliki harta berlebih justru harus beramal dan bersodaqoh kepada masyarakat yang tak mampu.

Bahkan dalam acara-acara tertentu pun anggota yang hadir, diharapkan tak mengunggah foto-foto hidup hedonis.

Meskipun niatnya tak pamer kepada orang lain, tapi bisa jadi anggapan publik malah memamerkan gaya hidupnya.

"Saya pernah ada acara motor Harley Davidson diminta untuk hadir. Saya datang pakai motor matik saja," ungkap dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X