1.080 Pelajar Se-Jabar Diberikan Pemahaman Bahaya Radikalisme

Kompas.com - 18/11/2019, 23:30 WIB
Ilustrasi radikalisme ShutterstockIlustrasi radikalisme

BANDUNG, KOMPAS.com - Guna mengantisipasi radikalisme di kalangan pelajar, 1.080 pelajar bakal mengikuti Milenial Camp 2019 di Bumi Perkemahan Cibodas, Kabupaten Cianjur.

Dalam acara ini, ribuan pelajar dari SMA, SMK, SLB, dan Madrasah Aliyah (MA) Se- Jawa Barat akan mendeklarasikan “ Pelajar Damai Pelajar Juara”.

Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Jawa Barat itu bakal berlangsung dari Senin-Rabu,18-20 November 2019. 


Baca juga: Cegah Radikalisme di Lingkungan BUMN, BNPT Beri Imbauan ke 184 CEO

Kepala PKLK Disdik Jabar Nanang Nurwasid berharap dengan adanya deklarasi ini, siswa dapat pengetahuan tentang bahaya radikalisme dan cara mencegahnya, sekaligus menjadi bekal agar mereka tidak terpapar radikalisme dan terorisme.

“Dalam Milenial Camp nanti, sekitar 1.080 akan mendeklarasikan ‘Pelajar Damai Pelajar Juara’. Mayoritas peserta yang 50 persen perempuan dan 50 laki-laki itu adalah pengurus OSIS dan Rohis di 27 kabupaten/kota. Kami berharap deklarasi ini menjadi renungan dan pengetahuan bagi para siswa tentang toleransi dan jauh dari radikalisme,” kata Nanang, Senin (18/11/2019).

Selain itu, kata Nanang, acara ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada mereka tentang bahaya radikalisme, terorisme, dan berita hoax, sehingga para pelajar bisa berpartisipasi menangkal hal tersebut.

Pelajar juga akan diberikan pembekalan dan pelatihan dalam rangka kontra narasi radikalisme di dunia maya. 

“Yang terpenting juga dengan kegiatan ini kita ingin mencetak pelajar sebagai promotor perdamaian di dunia maya,” jelasnya.

Baca juga: Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Barat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kadisdik Jabar, Kapolda, Pangdam III Siliwangi, Ketua umum dan ketua harian Jabar Bergerak, Kabid PKLK Disdik Jabar, tokoh pemuda, dll.

"Materi dalam Milenial Camp ini adalah motivational speech yang insyaAllah  langsung disampaikan Pak Gubernur. Kemudian, ada stadium general, workshop, dan inagurasi  tentang anti radikalisme, serta deklarasi ‘Pelajar Damai, Pelajar Juara," kata Nanang.

Dia menambahkan, pengusungan tema radikalisme sengaja dikenalkan sedini mungkin agar mereka tidak terpapar dan bisa mengantisipasi bahaya radikalisme dan terorisme.

Ia menambahkan dalam Milenial Camp juga akan ditampilkan kreasi seni dari siswa anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Tidak hanya itu, kita juga mengapresiasi para guru dan siswa ABK yang berprestasi, baik level provinsi maupun nasional," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Regional
PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

Regional
Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Regional
Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Regional
Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Regional
Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Regional
Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Regional
Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Regional
Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Regional
Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Regional
Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Regional
Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Regional
Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Regional
Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 5 Operasikan 3 KA Tambahan, Ini Daftarnya

Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 5 Operasikan 3 KA Tambahan, Ini Daftarnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X