Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Kompas.com - 18/11/2019, 18:53 WIB
Sejumlah warga melintas di samping mobil truk yang berhenti menunggu selesainya pembatasan jam operasional truk di jalan raya Parung Panjang menuju Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (10/01/2019). Pemerintah Kabupaten Tangerang membatasi jam operasional kendaraan jenis truk golongan 2 hingga truk golongan 5 yang membawa muatan material tanah dan pasir. Jenis-jenis kendaraan tersebut baru dapat melintas pukul 22.00-05.00 WIB. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah warga melintas di samping mobil truk yang berhenti menunggu selesainya pembatasan jam operasional truk di jalan raya Parung Panjang menuju Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (10/01/2019). Pemerintah Kabupaten Tangerang membatasi jam operasional kendaraan jenis truk golongan 2 hingga truk golongan 5 yang membawa muatan material tanah dan pasir. Jenis-jenis kendaraan tersebut baru dapat melintas pukul 22.00-05.00 WIB.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan proyek pembangunan jalur khusus tambang akan menjadi solusi permanen untuk menuntaskan masalah jalur tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Hal itu terungkap saat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar rapat bersama sejumlah kepala dinas membahas polemik jalur tambang Parung Panjang di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (18/11/2019).

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, saat ini pihaknya sedang mencari pihak swasta yang mau berinvestasi dalam proyek tersebut.

"Jangka panjang sedang persiapan jalur tambang. Jadi jalan tambangnya dibiayai oleh swasta kemudian swasta pemilik jalan mengutip truk yang lewat, hasil kutipan dipakai untuk membayar ke bank sehingga gak perlu APBD," kata Emil usai rapat.

Baca juga: Ridwan Kamil Rancang Solusi Jangka Pendek Masalah Jalur Tambang Parung Panjang

Jika tak ada yang berminat, ia meminta para pengusaha tambang untuk membuat konsorsium sehingga tak perlu menggunakan anggaran pemerintah.

"Bisakah dia punya konsorsium yang mengelola jalan tambang sendiri, ini kan bisnis kamu, bikin jalan sendiri, pakai duit sendiri, pemerintah hanya memfasilitasi," kata dia.

Emil memperkirakan, proyek tersebut menelan biaya konstruksi sekitar Rp 204 miliar. Saat ini, peta jalur khusus tambang tengah dikaji oleh Dinas Bina Marga. Dalam hasil kajiannya, ia memastikan jalur itu tak melintasi area permukiman warga.

"Sudah diputuskan, jalurnya sudah, nilainya sudah diketahui. Sedang dihitung apakah itu bisa menjadi investasi. DED oleh Bina Marga biayanya sekitar Rp 204 miliar konstruksi, di luar pembebasan lahan," kata Emil.

Baca juga: Pemprov Jabar Baru Buat DED Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu Emil sempat menggelar rapat bersama para pengusaha tambang. Emil pun berharap para pengusaha untuk ambil bagian dalam meretas persoalan tersebut.

"Kan angkanya baru keluar sekarang, panjangnya, rutenya, belok ke mana kan harus disurvei. Jadi per hari ini surveinya sudah selesai karena ada tiga pilihan rute lain yang menembus area penduduk. Kalau menembus penduduk pasti ada konflik sosial, nah itu diputuskan gak pakai jalur ke sana. Kita putuskan gak lewat jalur penduduk, tapi muter, hasilnya lebih mahal. Tapi mahal kan relatif, bisa balik modal," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X