BPBD Maluku Tengah: Jika Membahayakan, Warga di Sekitar Tanah Ambles Akan Direlokasi

Kompas.com - 18/11/2019, 18:32 WIB
Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung saat melakukan penelitian terhadap kondisi tanah amblas di Desa Sila, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah pada Minggu (17/11/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYTim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung saat melakukan penelitian terhadap kondisi tanah amblas di Desa Sila, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah pada Minggu (17/11/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah akan merelokasi warga Desa Sila, Kecamatan Nusalaut, yang rumahnya berada di dekat lokasi tanah ambles jika ada rekomendasi kondisi di wilayah itu membahayakan.

Kepala BPBD Maluku Tengah Bob Rahmat mengatakan, sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung yang meneliti tanah ambles di desa tersebut.

“Kami tunggu dulu hasil penelitian dari tim geologi, nanti kalau rekomendasi daerah itu membahayakan warga, tentu warga di sekitar situ akan kami relokasi ke tempat aman,” kata Bob Rahmat kepada Kompas.com, saat dikonfirmasi, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Jalan Trans Sulawesi Amblas dan Terancam Putus, Kendaraan Roda 4 Dilarang Melintas

Bob mengatakan, ada banyak kemungkinan yang dapat menjadi penyebab amblesnya tanah di desa tersebut.

Namun, untuk memastikan hal itu, sebaiknya menunggu hasil penelitian lengkap dari tim geologi yang meneliti fenomena tersebut.

“Ada reruntuhan tanah ambles, atau ada kemungkinan tanah rapuh dan ada sungai bawah tanah. Nanti kami tunggu analisis merekalah,” ujar dia.

PVMBG memastikan bahwa tanah ambles di Desa Sila tidak terkait dengan patahan akibat gempa bumi yang terus mengguncang wilayah Maluku dalam sebulan terakhir.

Namun, hal itu lebih pada kondisi struktur batuan di wilayah tersebut yang merupakan batuan mudah rapuh.

Dengan demikian, saat ada gempa, maka terjadi pergerakan tanah, tetapi hal itu bukan karena adanya patahan sebagaimana yang dikhawatirkan masyarakat.

Bob pun meminta warga di desa tersebut agar tetap waspada dan tidak boleh melakukan aktivitas apa pun di lokasi tanah ambles tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

Regional
Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Regional
Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Regional
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X