Dua Bulan Pasca-rusuh Wamena, Proses Rekonstruksi Belum Berjalan

Kompas.com - 18/11/2019, 17:10 WIB
Foto dirilis Kamis (31/10/2019), memperlihatkan bangunan yang terbakar saat kerusuhan di Wamena, Papua. Pasca-aksi anarkis yang terjadi 23 September lalu, suasana di Wamena kembali kondusif, terlihat dari kegiatan sekolah yang berangsur normal hingga aktivitas toko, pasar, dan perbankan yang kembali bergeliat. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATFoto dirilis Kamis (31/10/2019), memperlihatkan bangunan yang terbakar saat kerusuhan di Wamena, Papua. Pasca-aksi anarkis yang terjadi 23 September lalu, suasana di Wamena kembali kondusif, terlihat dari kegiatan sekolah yang berangsur normal hingga aktivitas toko, pasar, dan perbankan yang kembali bergeliat.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pascakerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada 23 September 2019, proses rekonstruksi bagunann yang hangus terbakar belum juga berjalan.

Kecuali, Pasar Wouma yang kini telah selesai dibangun dan kembali difungsikan.

"Sampai saat ini untuk proses rehab dan tekontruksi belum berjalan, khususnya bantuan dari pemerintah pusat. Kondisi Wamena masih tetap seperti pascakerusuhan lalu," kata Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, saat dihubungi melalui telepon, Senin (18/11/2019).

Karenanya, hingga kini masih ada sejumlah warga yang masih mengungsi karena harta bendanya sudah habis terbakar.

Baca juga: Kapolda Papua Sebut Masih Ada Hoaks Pasca-Kerusuhan Wamena

Khusus di Kodim, Candra menyebut, saat ini ada 30 warga yang masih mengungsi.

"Sementara yang rumahnya terbakar belum kembali ke Wamena, ada pun yang sudah kembali saat ini masih mengungsi di Kodim, gereja dan tempat lainnya," kata dia.

Menurut Candra, warga yang masih mengungsi sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah karena mereka kini tidak memiliki harta dan memilih tetap bertahan di Wamena.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (28/10/2019)

Dalam kunjungannya, Presiden melihat langsung sisa-sisa bangunan yang hangus terbakar saat kerusuhan yang terjadi di Wamena pada 23 September.

Kepada wartawan, Presiden mengaku telah memerintahkan Kementerian PUPR dibantu oleh TNI untuk mempercepat rekronstruksi pembangunan di Wamena.

Baca juga: Pengungsi Wamena di Ponorogo Ingin Dipermudah Urus KTP

Seperti pembangunan ulang Pasar Woma yang juga hangus terbakar saat kerusuhan.

"Pasar ini menjadi prioritas dan didahulukan, saya sudah perintahkan dua minggu sudah harus selesai dan bisa beroperasi. Dengan demikian, kegiatan perekonomian di pasar ini kembali  berjalan normal seperti sebelumnya," ujar Jokowi, Senin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Regional
Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X