Ribuan Warga Datangi Gedung DPRD NTB, Tolak Perubahan Nama Bandara

Kompas.com - 18/11/2019, 12:59 WIB
Suasana aksi warga di Gedung DPR D NTB KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDSuasana aksi warga di Gedung DPR D NTB

MATARAM, KOMPAS.com- Ribuan warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendatangi Gedung DPRD NTB untuk menolak pergantian nama bandara, Senin (18/11/2019)

Nama bandara yang awalnya Lombok Internasional Lombok Airport (LIA), baru-baru ini ditetapkan oleh Menteri Perhubungan dengan nama Bandara Zainuddin Abdul Majid (ZAM).

Koordinator aksi Gerakan Rakyat Menolak (Geram) Lalu Hizzi menyebutkan, perubahan nama bandara terkesan politis.

"Kami kira perubahan nama bandara ini terkesan politis, ini sangat dipaksakan, kenapa harus diubah," kata Hizzi.

Baca juga: BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Menurut dia, masyarakat telah merasa aman dan nyaman dengan nama bandara yang selama ini digunakan.

Warga menilai nama bandara tidak perlu diubah, karena telah mewakili semua warga Lombok.

"Setelah sekian tahun di Lombok tengah bagian selatan tidak terdengar konflik, jangan buat kegaduhan lagi, karena nama itu telah merepresentasikan semua elemen masyarakat Lombok," kata Hizzi.

Menurut dia, nama Bandara Internasional Lombok merupakan harga mati.

Baca juga: Mengintip Kepri dan Lombok Sebagai Destinasi Halal Unggulan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X