Walau Dicari Suami Korban dan Diburu Polisi, Pelaku Pelempar Sperma Masih "Gentayangan"

Kompas.com - 18/11/2019, 12:27 WIB
Gambar diduga pelaku pelempar sperma ke perempuan di Tasikmalaya menyebar di medsos yang diposting para korbannya. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAGambar diduga pelaku pelempar sperma ke perempuan di Tasikmalaya menyebar di medsos yang diposting para korbannya.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota sampai saat ini belum berhasil menangkap pelaku pelemparan sperma yang meneror perempuan di wilayahnya.

Pelaku masih bergentayangan di wilayah Kota Tasikmalaya dan memungkinkan akan muncul korban-korban baru kalau tak segera ditangkap polisi.

"Kami berharap ke Kepolisian untuk segera menangkap pelaku, soalnya kalau tak segera ditangkap masih bisa saja melakukan aksinya kepada korban lain," jelas salah seorang pemerhati hukum pidana Mochammad Egi Rusmandani, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Kejadian ini merupakan tindak kejahatan asusila yang kali pertama terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya.

Saat ini kasusnya telah meresahkan masyarakat dan menjadi perbincangan tak habis-habisnya di kalangan ibu rumah tangga.

"Setelah informasi kejadian ini menyebar, tentunya menjadi perhatian masyarakat di Kota Tasikmalaya," ungkap salah seorang sarjana hukum tersebut.

Baca juga: Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Polisi kantongi identitas pelaku

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota telah mengantongi identitas pelaku pelempar sperma ke perempuan di pinggir jalan, Senin (18/11/2019).

Sampai sekarang pihaknya masih terus mengejar pelaku untuk segera ditangkap.

"Kita masih melakukan penyelidikan, terduga sudah dipublikasi oleh korban (di media sosial)," jelas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro di kantornya, Senin pagi.

Selama ini telah beredar secara luas di media sosial gambar pelaku yang diposting oleh para korban-korbannya.

Dalam aksinya pelaku memakai motor Honda Scoopy bernomor polisi Z 5013 LB berwarna hitam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X