Sobek Spanduk PMII, Dosen Filsafat IAIN Madura Didemo Ratusan Mahasiswa

Kompas.com - 18/11/2019, 12:08 WIB
Demonstrasi mahasiswa IAIN Madura Pamekasan, Senin (18/11/2019) terkait dengan perusakan spanduk PMII Rayon Fakultas Syariah IAIN Madura oleh salah satu dosen filsafat IAIN Madura. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANDemonstrasi mahasiswa IAIN Madura Pamekasan, Senin (18/11/2019) terkait dengan perusakan spanduk PMII Rayon Fakultas Syariah IAIN Madura oleh salah satu dosen filsafat IAIN Madura.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Ratusan aktivis mahasiswa IAIN Madura dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berunjuk rasa di depan kantor rektorat, Senin (8/11/2019).

Unjuk rasa terkait dengan perusakan spanduk milik Pengurus Rayon Fakultas Syariah IAIN Madura yang dilakukan oleh Eko Ari Widodo, dosen filsafat IAIN Madura pada, Jumat (15/11/2019).

Ketua Cabang PMII Pamekasan, Lian Fawahan dalam orasinya menanyakan tindakan dosen Eko Ari Widodo yang merobek spanduk PMII yang berisi tentang penerimaan anggota baru PMII rayon Fakultas Syariah.

Setelah merobek spanduk tersebut, Eko Ari Widodo kemudian membuangnya ke tempat sampah. Tindakan itu diketahui langsung oleh panitia yang sedang bertugas menerima calon peserta.

Baca juga: Asrama Mahasiswa dan Sekretariat PMII Makassar Diserang OTK, 1 Orang Terluka

"PMII ini organisasi resmi berbadan hukum, berasaskan Pancasila dan tidak dilarang beraktivitas di kampus. Tapi mengapa ada dosen filsafat yang menurunkan dan merobeknya, serta membuangnya ke tong sampah?" ujar Lian. 

Lian menambahkan, tindakan Eko Ari Widodo sama sekali tidak mencerminkan sebagai sosok pengajar filsafat yang menjunjung tinggi kebijaksanaan.

Tindakan Eko dianggap memalukan kampus dan pribadinya, karena tindakannya berujung aksi demonstrasi oleh mahasiswanya sendiri.

Baca juga: Berduka atas Kematian Mahasiwa UHO di Kendari, PMII Demo Polres Jakarta Selatan

Klarifikasi dosen

Eko Ari Widodo, pelaku perusakan spanduk dalam klarifikasinya di hadapan demonstran menjelaskan, tindakannya sama sekali tidak diniatkan untuk merendahkan martabat organisasi PMII.

Dirinya melakukan hal itu karena memiliki penafsiran bahwa organisasi ekstra kampus tidak boleh ada di kampus. Oleh sebab itu, dirinya secara spontan menurunkan spanduk tersebut.

"Saya akui tindakan itu salah dan tidak ada niat untuk melecehkan PMII. Tindakan itu murni karena ide saya dan penafsiran saya," Eko Ari Widodo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X