Polisi: 2 Pelaku Penyerangan Mahasiswa UMI Positif Gunakan Narkoba

Kompas.com - 17/11/2019, 18:12 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat konferensi pers kasus penganiayaan yang menyebabkan mahasiswa UMI meninggal dunia di aula Polrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat konferensi pers kasus penganiayaan yang menyebabkan mahasiswa UMI meninggal dunia di aula Polrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua pelaku penyerangan yang menyebabkan mahasiswa UMI Andi Fredi Akirmas meninggal dunia positif mengonsumsi narkoba. Hal ini diketahui usai penyidik melakukan tes urine kepada ketiga pelaku yang ditangkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi Kompas.com mengatakan bahwa dua tersangka yang mengonsumsi narkoba ialah Indra Rusfandi dan Yusril Zakir. Nama terakhir merupakan tersangka yang menikam Fredi.

"Ya dua tersangka positif mengonsumsi narkoba. Keduanya menggunakan narkoba sebelum melakukan aksi penyerangan," kata Indratmoko saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Minggu (17/11/2019). 

Baca juga: Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Indratmoko mengatakan bahwa saat ini pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar untuk menentukan apakah kedua pelaku tersebut dikenakan Undang-Undang Narkotika.

Terkait penyerangan, Indratmoko menyebut saat ini masih ada delapan pelaku yang berstatus DPO. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan batas tiga hari untuk kedelapan orang tersebut menyerahkan diri ke Polrestabes Makassar.

"Diimbau segera menyerahkan diri sebelum dijemput 'paksa' Jatanras," ujar Indratmoko.

Sebelumnya diberitakan polisi menahan tiga pelaku penganiayaan yang menyebabkan Andi Fredi Akirmas atau AFA (21), mahasiswa fakultas hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar meninggal dunia di kampusnya, Selasa (11/12/2019) lalu.

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas Abbas mengatakan bahwa ketiga pelaku yakni Yusril Zakir (19), Indra Rusfandi (20), dan Syahrul (20) merupakan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri UMI. Yusril alias Ucil merupakan eksekutor yang melayangkan badik ke tubuh Fredi hingga meninggal dunia.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Mahasiswa UMI, Diduga Dendam Antarkelompok hingga 3 Pelaku Dikeluarkan dari Kampus

Andi Fredi Akirmas sendiri meninggal dunia usai diserang orang tak dikenal (OTK) di sebuah kafe samping kampus, di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar, Selasa (12/11/2019).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa kejadian ini terjadi sekitar pukul 17.30 Wita di samping Fakultas Hukum UMI. Andi Fredi tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UMI. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona,  Manajemen: Tertular dari Luar

Karyawan Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Positif Corona, Manajemen: Tertular dari Luar

Regional
Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Warga Terdampak PSBB Ambon Diminta Lapor ke Lurah, Pemkot Jamin Bantuan Sosial

Regional
Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Mobil Dinas Wali Kota Semarang Kini Bisa Dipinjam Warga untuk Acara Pernikahan

Regional
Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Nasib Sial Pria Berselingkuh, Cemburu Wanita Simpanan Punya Pria Lain, Malah Ditusuk

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Kabur ke Banjarmasin

Regional
Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Fakta Lengkap Pengemudi Ojol Ditendang hingga Terjungkal, Berawal Adu Klakson, Pelaku Terpengaruh Narkoba

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur | Mengenal Tradisi Pacaran Orang Rimba

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Hilang Misterius di Gunung Guntur | Mengenal Tradisi Pacaran Orang Rimba

Regional
Kala Prabowo Perbaiki Kerah Enzo, Taruna Akmil Keturunan Perancis

Kala Prabowo Perbaiki Kerah Enzo, Taruna Akmil Keturunan Perancis

Regional
Sedang Main Pasir, Anak di Bali Temukan Tengkorak Manusia

Sedang Main Pasir, Anak di Bali Temukan Tengkorak Manusia

Regional
Perkembangan Baru Pascabentrokan di Madina, Polisi Amankan 17 Warga, Ada Wanita dan Anak-anak

Perkembangan Baru Pascabentrokan di Madina, Polisi Amankan 17 Warga, Ada Wanita dan Anak-anak

Regional
Detik-detik Kapolres Bangkalan Bentak Pemuda Tak Bermasker di Kafe: Pulang Kamu

Detik-detik Kapolres Bangkalan Bentak Pemuda Tak Bermasker di Kafe: Pulang Kamu

Regional
Fakta Skripsi Dibuang di Halaman Kampus, Rektor Unilak Minta Maaf, Kepala Perpus Dipecat

Fakta Skripsi Dibuang di Halaman Kampus, Rektor Unilak Minta Maaf, Kepala Perpus Dipecat

Regional
Cerita di Balik Mahar Nikah Sandal Jepit dan Segelas Air, Dibully Warganet dan Ingin Bantu Suami

Cerita di Balik Mahar Nikah Sandal Jepit dan Segelas Air, Dibully Warganet dan Ingin Bantu Suami

Regional
Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Regional
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan 'Contact Tracing'

Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan "Contact Tracing"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X