Kalsel Pasang Target Jadi Penyangga Sektor Pangan untuk Ibu Kota Baru

Kompas.com - 17/11/2019, 06:19 WIB
Pertanaman Padi Varietas Inpara 2 di lahan rawa Desa Jejangkit, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada kondisi pertanaman dihamparan lahan rawa seluas 60 hektare. Dok. Kementerian PertanianPertanaman Padi Varietas Inpara 2 di lahan rawa Desa Jejangkit, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan pada kondisi pertanaman dihamparan lahan rawa seluas 60 hektare.


TAPIN, KOMPAS.com - Dipilihnya Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Ibu Kota Baru menggantikan Jakarta membuat Kalimantan Selatan (Kalsel) memasang target menjadi penyangga di sektor pangan.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Haris Makkie saat menghadiri acara program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Desa Suato Lama, Kabupaten Tapin.

"Sudah ditargetkan pak gubernur bahwa kami akan menjadi daerah penyangga di sektor pangan, khususnya sektor pertanian dan peternakan," terang Haris, Sabtu (16/11/2019).

Khusus sektor peternakan, Haris menambahkan bahwa Kalsel saat ini terus berbenah untuk meningkatkan produksi daging sapi.

Beberapa program yang sudah berjalan jika berhasil nantinya Kalsel akan menuju daerah swasembada sapi.

Baca juga: Jalan Tol Pertama di Ibu Kota Baru Siap Berfungsi Saat Natal 2019

Apalagi saat ini, lanjut Haris, beberapa desa di Kalsel sudah menjalankan program Upsus Siwab yang merupakan salah satu program kementrian pertanian.

Menurut Haris, program tersebut nantinya tidak semata-mata memenuhi kebutuhan daging sapi secara lokal, tetapi juga akan memenuhi ketersedian secara regional dan nasional, khususnya untuk ibu kota baru.

"Karena itu dengan kita pertambahan produksi di samping kita memenuhi kebutuhan lokal, kita juga akan menyuplai untuk kebutuhan regional maupun nasional," jelas Haris.

"Peluang menjadi daerah penyangga untuk peternakan dan pertanian untuk ini kota baru sangat terbuka," ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Kalsel sudah melakukan langkah-langkah strategis.

Salah satunya dengan menyiapkan anggaran agar beberapa program pertanian dan peternakan dapat berjalan sesuai yang diinginkan.

"Yang jelas kami upayakan itu, kami siapkan anggarannya untuk menuju ke arah sana, ini bertahap, tapi kami akan memulainya dengan melakukan kalkulasi-kalkulasi," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X