Longsor di Bogor Tak Ganggu Perjalanan Kereta

Kompas.com - 16/11/2019, 16:58 WIB
Bencana tanah longsor menerjang lokasi proyek double track Rel Kereta Api Sukabumi-Bogor di KM 19/900, Kampung Baru Rt. 02/07 Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tertimbun longsor pada Sabtu (16/11/2019) pagi, hingga saat para korban telah dievakuasi. DOK. BPBD Kabupaten BogorBencana tanah longsor menerjang lokasi proyek double track Rel Kereta Api Sukabumi-Bogor di KM 19/900, Kampung Baru Rt. 02/07 Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tertimbun longsor pada Sabtu (16/11/2019) pagi, hingga saat para korban telah dievakuasi.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Perjalanan Kereta Api (KA) Pangrango Bogor-Sukabumi atau sebaliknya tidak terganggu dengan longsor yang terjadi di lokasi proyek double track rel Kereta Api Sukabumi-Bogor KM 19/900, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, peristiwa longsor yang terjadi tadi pagi tidak menyebabkan dampak pada prasarana perkeretaapian.

Dapat dipastikan, kata Eva, seluruh perjalanan pada lintasan Bogor-Sukabumi atau Sukabumi-Bogor tetap dapat berlangsung normal.


Baca juga: Longsor di Proyek Double Track Sukabumi-Bogor, 2 Pekerja Tewas Tertimbun

"Itu longsor di area pekerjaan untuk prasarana jalur rel tidak terdampak jadi meskipun ada longsor tadi, perjalanan KA Pangrango tetap dibuka (kereta) dan tidak ada yang terganggu," kata Eva, kepada Kompas.com saat dihubungi, Sabtu (16/11/2019).

Eva mengatakan, insiden di lokasi double track tersebut merupakan program yang sedang dikerjakan oleh satuan kerja di bawah Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Sehingga, lanjut Eva, PT KAI tidak berwenang dalam menentukan penyebab kecelakaan kerja yang menimpa warga.

"Iya, terkait itu (korban), kejadian dapat konfirmasi langsung ke Kahumas DJKA," ujar dia.

Sebelumnya, tanah longsor terjadi di lokasi proyek double track rel kereta api Sukabumi-Bogor di KM 19/900, Kampung Baru RT 002 RW07, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/11/2019).

Baca juga: Musim Hujan, 11 Wilayah di Sumsel Berpotensi Banjir dan Tanah Longsor

Kecelakaan kerja dalam proyek pembangunan rel ganda itu memakan korban sebanyak 5 pekerja asal Kecamatan Brati, Kabupaten Gerobogan, Jawa Tengah.

Dua di antaranya meninggal dunia di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X