Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Kompas.com - 16/11/2019, 06:16 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat menemui wartawan usai acara Silahturahmi Akademisi Yogyakarta, Jumat (15/11/2019) malam. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMenko Polhukam Mahfud MD saat menemui wartawan usai acara Silahturahmi Akademisi Yogyakarta, Jumat (15/11/2019) malam.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menko Polhukam Mahfud MD memastikan diri akan hadir di acara Ngayogjazz 2019 untuk menghormati almarhum Djaduk Ferianto, seniman asal Yogyakarta, yang meninggal pada 13 November 2019 lalu. 

Seperti diketahui, gelaran Ngayogjazz tahun ini akan dilaksanakan di Dusun Kwagon, Desa Sidorejo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.

Ngayogjazz 2019 akan digelar pada Sabtu (16/11/2019).

Pada tahun ini, Ngayogjazz mengusung tema "SATU NUSA SATU JAZZ-NYA".

Baca juga: Djaduk Ferianto Meninggal Dunia, Butet Berharap Ngayogjazz 2019 Tetap Jalan

Kepastian itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD usai acara Silahturahmi Akademisi Yogyakarta, Jumat (15/11/2019) malam.

"Besok sore saya akan ke festival jazz, Ngayogjazz namanya. Ya mengantar Mas Djaduk almarhum mudah-mudahan mendapat surganya yang baik," ujar Mahfud. 

Mahfud mengaku tidak bisa bernyanyi.

Namun dirinya akan tetap hadir untuk menonton gelaran Ngayogjazz 2019 di Dusun Kwagon, Desa Sidorejo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.

"Pengabdianya kepada bangsa dan negara melalui karya seni sudah dilakukan oleh mas Djaduk. Jadi saya besok akan menghormati prestasi Beliau, untuk datang ke sana," tegas Mahfud.

Baca juga: Djaduk Ferianto di Mata Keluarga: Pribadi yang Baik dan Suka Gojekan

Serangan jantung

Seperti diketahui, seniman Djaduk Ferianto meninggal dunia pada Rabu pukul 03.00 WIB karena serangan jantung.

Djaduk Ferianto juga merupakan penggagas gelaran Ngayogjazz.

Kakak kandung Djaduk Ferianto, Otok Bima Sidharta, saat ditemui di rumah duka Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Rabu (13/11/2019), mengaku kaget mendengar kabar adiknya meninggal dunia.

Sebab, sebelumnya kondisi Djaduk Ferianto sehat-sehat saja.

Sepengetahuannya, selama ini Djaduk Ferianto tidak pernah mengeluhkan kesehatannya.

"Kata istrinya karena serangan jantung. Katanya (mendapat serangan jantung) saat di rumah," ucap Otok.

Baca juga: Sebelum Dikebumikan, Jenazah Djaduk Ferianto Disemayamkan di Bantul



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Regional
Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Regional
Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Regional
Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Regional
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Regional
Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Regional
Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Regional
Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Regional
Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Regional
Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X