TNI AU Siap Diterjunkan Bantu Penanganan Korban Bencana

Kompas.com - 15/11/2019, 18:27 WIB
TNI bantu pengguna kendaraan roda dua lewati lokasi jalan tertimbun longsor dengan cara mengangkat,  Selasa (19/12/2017). RAJA UMAR/KOMPAS.COM TNI bantu pengguna kendaraan roda dua lewati lokasi jalan tertimbun longsor dengan cara mengangkat, Selasa (19/12/2017).

SOLO, KOMPAS.com — Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Fahru Zaini Isnanto menyebut, pihaknya memiliki peranan dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

"Di mana penanggulangan bencana merupakan tugas dari pemerintah. Dan di dalam pemerintah itulah, TNI AU ada sehingga juga merupakan tanggung jawab TNI AU," kata Fahru Zaini seusai membuka Indonesia Military Dental Forum di Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2019).

Penanganan bencana tersebut, kata dia, merupakan salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).


Baca juga: TNI Bantu Berangkatkan Keluarga Korban Gempa ke Palu dengan Hercules

Dalam menangani penanggulangan bencana, TNI memiliki Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang setiap saat siap bergerak.

Dia melanjutkan, dalam penanganan bencana ini TNI AU menyiapkan jabaran dari kebijakan Panglima TNI karena dalam pengarahan kekuatan merupakan kewenangan dari Panglima TNI.

Sementara penyiapan kekuatan, ada pada kewenangan Kepala Staf Angkatan, baik Angkatan Darat, Udara, maupun Laut.

"Angkatan Udara ini punya karakter tersendiri. Kita ada lima karakteristik, yaitu kecepatan, daya tangkap, daya jangkau, fleksibilitas, dan mobilitas," ungkapnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Ucapkan Terima Kasih TNI Bantu Korban Bencana

Fahru menambahkan, Angkatan Udara punya kecepatan misalnya kejadian di Lombok atau di Palu. Dengan alutsista yang dimiliki, bisa segera mengirimkan pasukan, logistik, termasuk anggota medis untuk menangani tanggap daruratnya.

Dalam rehabilitasi pasca bencana, lanjutnya, TNI AU juga mengirimkan logistik untuk pembangunan infrastruktur yang rusak karena bencana.

"Kalau ada perintah panglima, kita (Mabes TNI AU) yang menyiapkan. Kalau ada pengerahan kekuatan itu kewenangan panglima. Kepala Staf Angkatan Udara menyiapkan kekuatannya yang sewaktu-waktu kita kerahkan," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir 3 Hari di Pinggir Jalan

Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir 3 Hari di Pinggir Jalan

Regional
Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Regional
Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Regional
Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Regional
Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Regional
'Selfie' di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

"Selfie" di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

Regional
Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Regional
Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Regional
Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Regional
Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Regional
Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Regional
Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Regional
Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Regional
Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Regional
Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X