Unggah Berkas Pendaftaran CPNS 2019, Ini yang Harus Diperhatikan

Kompas.com - 15/11/2019, 16:36 WIB
BKPPD Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuka layanan informasi penerimaan CPNS 2019. Dok. Humas Pemkab BanyumasBKPPD Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuka layanan informasi penerimaan CPNS 2019.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negara ( ASN) telah dibuka secara serentak sejak Senin (11/11/2019) lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Banyumas, Achmad Supartono mengingatkan kepada para pelamar untuk memperhatikan hal-hal berikut  sebelum mengunggah data, agar memastikan data yang diisikan telah benar.

1. Pilih lowongan formasi sesuai pendidikan

Supartono mengatakan, pertama pelamar memilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan.

Kemudian, melengkapi data dan sejumlah dokumen persyaratan sesuai maksimal ukuran yang ditetapkan.

2. Lengkapi data, perhatikan ukuran file

"Jangan sampai misal syarat scan KTP maksimal size 200 KB, yang dikirim lebih dari 200 KB," kata Supartono di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (15/11/2019).

"Ijazah maksimal 600 KB format PDF tidak sesuai dan lain sebagainya." 

Baca juga: Lowongan CPNS untuk Cumlaude dan Disabilitas, Ini Syaratnya

3. Perhatikan koneksi internet

Selain itu, kata Supartono, pelamar memperhatikan koneksi internet yang digunakan.

Untuk memudahkan mengunggah data, disarankan menggunakan koneksi internet yang stabil.

4. Pelajari syarat dan ketentuan

"Kepada masyarakat, orang tua dan calon peserta untuk mempelajari syarat dan ketentuan yang ditetapkan," kata Supartono. 

"Peserta harus teliti, sehingga tidak akan terjadi gagal sebelum ujian." 

5. Buka di situs resmi

Supartono mengatakan, untuk informasi mengenai penerimaan, syarat, dan cara pendaftaran CPNS 2019 Kabupaten Banyumas dapat dilihat pada situs http://bkppd.banyumaskab.go.id/.

Informasi juga dapat ditanyakan langsung ke kantor BKPPD Kabupaten Banyumas.

Baca juga: Pendaftaran CPNS di Pemkab Gresik Baru Mencapai 242 Orang

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mendapatkan sebanyak 377 formasi.

Formasi tersebut terdiri dari tenaga kependidikan sebanyak 275, tenaga kesehatan 96 dan tenaga teknis sebanyak 6 formasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Regional
Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X