KILAS DAERAH

Peduli Lingkungan Hidup, Dispora Jabar Gelar JIM 2019

Kompas.com - 15/11/2019, 15:25 WIB
Para peserta Jabar Internasional Marathon 2019. DOK. Humas Pemerintah Jawa baratPara peserta Jabar Internasional Marathon 2019.

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat ( Jabar) Engkus Sutisna akan mengampanyekan olahraga dan peduli kepada lingkungan lewat acara Jabar International Marathon ( JIM) 2019 di Pangandaran 1 Desember mendatang.

Mengusung tema "eco sport tourism", JIM edisi kedua kali ini bertujuan menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kunjungan wisata di Jabar.

"Kami kampanye lingkungan hidup bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamina Kamojang, khususnya terkait pantai. Selama ini, masalah yang dihadapi adalah banyaknya sampah plastik," kata Engkus.


Selama acara, lanjut Engkus, pemakaian gelas plastik akan diganti dari bahan kertas. Tempat sampah seperti trash bag (plastik) pun akan diganti dengan keranjang anyaman tradisional Pangandaran.

Selain konsep ramah lingkungan, penyelenggaraan acara ini juga berkonsep reborn, happiness, carnival, dan local engagement. Konsep reborn yang dimaksud adalah penunjukkan IdeaRun sebagai race management agar JIM 2019 ini lebih profesional.

Baca juga: JIM 2019, Sport Tourism Andalan Baru Jawa Barat

"Konsep happiness, kami ingin semua yang terlibat ini happy dari awal sampai selesai. Kami ajak berlari dengan bahagia, lari sambil menikmati keindahan alam dan kuliner Pangandaran,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Engkus mengingatkan, Pangandaran memiliki wilayah yang unik. Di sini terdapat pantai, gunung, hutan, dan itu bakal cocok untuk acara maraton.

Selanjutnya, tambah Engkus, ada konsep carnival yang melibatkan partisipasi masyarakat setempat terutama yang menjadi rute lari. Bentuknya bisa berupa dukungan kepada pelari seperti yel dan kentongan.

“Ada juga delapan SD yang dilewati, kami ajak berpartisipasi dengan mengikuti Kid Sprint, pesertanya 100 anak dari delapan SD tersebut," ujarnya.

Mengenai konsep local engagement, Engkus menuturkan bahwa JIM 2019 melibatkan partisipasi warga lokal selama maraton berlangsung. Tujuannya agar ada transfer ilmu antara penyelenggara dan warga setempat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X